Sempat Ditutup Karena Banjir Hampir 1 Meter, Ini Kondisi Terbaru Tol BSD
Twitter
Nasional

Hingga Kamis malam pukul 22.48 WIB, ruas tol Serpong-Pondok Aren arah Serpong/BSD dan Jakarta masih ditutup untuk semua jenis kendaraan. Kala itu ketinggian air yang merendam jalan masih mencapai 60 cm.

WowKeren - Ruas jalan tol Bumi Serpong Damai (BSD) sempat ditutup akibat banjir dengan ketinggian hampir 1 meter pada Kamis (6/10) sore. Penutupan tol BSD dilakukan mulai pukul 16.58 WIB di KM 08 arah Serpong/BSD dan ke arah Jakarta.

"Info terkini pukul 16:58 wib KM 08 arah Serpong/BSD dan Jakarta ketinggian air 80 cm, tol BSD DITUTUP untuk semua jenis kendaraan. agar gunakan jalur alternatif lain, mohon maaf atas ketidaknyamanannya," demikian keterangan di akun @infotolbsd.

Sempat Ditutup Karena Banjir Hampir Semeter, Ini Kondisi Terbaru Tol BSD

Twitter/@infotolbsd

Hingga Kamis malam pukul 22.48 WIB, ruas tol Serpong-Pondok Aren arah Serpong/BSD dan Jakarta masih ditutup untuk semua jenis kendaraan. Kala itu ketinggian air yang merendam jalan masih mencapai 60 cm.

Adapun tol BSD baru dibuka kembali pada Jumat (7/10) dini hari mulai pukul 03.17. "Info terkini pukul 03:17 lalain Ruas Tol Pondok Aren-Serpong sudah DIBUKA kembali, tetap berhati-hati dalam berkendara," tulis akun tersebut.


Pada pukul 06.42 WIB, lalu lintas di tol BSD pun telah kembali lancar. "Selamat pagi pukul 06:42 wib lalin ruas tol pondok Aren-Serpong lancar dikedua arah cuaca cerah pastikan saldo e-Toll anda mencukupi," terang akun tersebut.

Di sisi lain, ini bukan pertama kalinya tol BSD ditutup karena masalah banjir. Di tahun ini saja, penutupan tol BSD karena banjir sudah terjadi setidaknya lima kali.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian sempat mengungkapkan biang kerok banjir di tol BSD. Menurutnya, banjir itu disebabkan oleh kurangnya daerah penyimpanan air. Terjadi pula penyempitan Sungai Cibenda yang tak jauh dari tol BSD.

"Ini dipicu semakin kurangnya daerah-daerah penyimpanan air serta adanya penyempitan Sungai Cibenda," beber Hedy, Rabu (5/10).

Lebih lanjut, Hendy mengungkapkan bahwa lokasi di sekitar tol BSD pada saat pertama kali dioperasikan tahun 1999 masih berupa lahan kosong. Kala itu, aliran Sungai Cibenda juga memiliki lebar 9 meter. Namun kini lebar sungai berkurang drastis menjadi hanya 3,8 meter.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait