Reaksi Direktur PT LIB Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Tragedi Kanjuruhan
AP Photo/Yudha Prabowo
Nasional

Pada Kamis (6/10) malam, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan enam orang tersangka yang ditetapkan terkait tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur.

WowKeren - Pihak kepolisian telah menetapkan enam orang tersangka dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. Pada Kamis (6/10) malam, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan keenam tersangka Kanjuruhan tersebut.

Mereka adalah Direktur PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) berinisial AHL, Ketua Panitia Penyelenggara Laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya berinisial AH, dan Security Officer berinisial SS. Kemudian ada pula Kabag Operasi Polres Malang berinisial WSS, Danki 3 Brimob Polda Jatim berinisial H, serta Kasat Sammapta Polres Malang berinisial BSA.

Menurut Listyo, PT LIB dalam hal ini tidak melakukan verifikasi. "Saudara AHL, direktur utama PT LIB, di mana tadi sudah saya sampaikan yang bertanggung jawab setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun, pada saat menunjuk stadion, persyaratan fungsinya belum tercukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020," beber Listyo.

Lebih lanjut, Listyo menjelaskan bahwa jumlah tersangka Kanjuruhan ini kemungkinan masih bisa bertambah. "Penambahan jumlah pelaku, pelanggaran etik maupun pidana, kemungkinan masih bisa bertambah," terang Listyo.


Adapun keenam tersangka diduga melanggar Pasal 359 dan Pasal 360 KUHP serta Pasal 103 juncto Pasal 152 UU RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Adapun tim kepolisian disebut masih bekerja maksimal untuk menelusuri kasus tersebut.

Di sisi lain, AHL selaku Dirut PT LIB buka suara usai ditetapkan sebagai salah satu tersangka. Ia mengaku akan menghormati proses hukum.

"Kami akan menghormati proses hukum yang berlaku dan akan mengikuti tahap-tahap proses yang akan dilalui berikutnya. Kami juga berharap peristiwa kemarin menjadi pelajaran berharga bagi semuanya," terangnya.

AHL juga disebut telah memenuhi permintaan pemeriksaan dari pihak kepolisian pada Senin (3/10) dan Rabu (5/10). Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasional LIB, Sudjarno.

"Bapak Akhmad Hadian Lukita juga sudah berada di Malang sejak Minggu pagi (2/10). Beliau juga sudah bertemu dengan panitia pelaksana (panpel) Arema FC, mengunjungi Stadion Kanjuruhan dan juga bersilaturahmi dengan beberapa keluarga korban tragedi Kanjuruhan," ujar Sudjarno.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait