3 Siswa MTsN 19 Jakarta Tewas Saat Banjir, Begini Kronologinya
Pixabay
Nasional

Tiga orang siswa MTsN 19 Jakarta tewas saat banjir menerjang sekolah mereka selama masa pembelajaran. Sementara itu, titik banjir di Jakarta dilaporkan semakin bertambah.

WowKeren - Banjir turut merendam bangunan MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri) 19 Jakarta, di Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Kamis (6/10). Banjir yang menyebabkan robohnya tembok bangunan sekolah itu turut memakan korban jiwa, 3 siswanya. Namun hingga kini belum diketahui apakah tewasnya ketiga siswa dalam bencana banjir tersebut ada hubungannya dengan temboh yang roboh.

Informasi menganai 3 siswa MTsN 19 Jakarta yang tewas aibat banjir tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Ketiga korban yang meninggal semuanya adalah siswa kelas depan. Mereka masing-masing adalah Adnan E, Dendis al Latif dan Dicka Shafa Ghifari.

Selain itu, ada juga dua korban luka dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Aditya Daffa Lutfhi dan seorang siswa lagi yang masih belum teridentifikasi.

"Seluruh korban sedang dibawa ke Rumah Sakit Pilkasih, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Data-data korban lainnya masih dalam proses penyisiran dan pendataan oleh BPBD DKI," ungkap Isnawa Adji selaku Pelaksana Kepala BPBD DKI Jakarta.


Sementara itu menurut Isnawa, banjir yang meredam MTsN 19 Jakarta disebabkan karena hujan deras sejak yang terjadi sejak siang hari. Air dari gorong-gorong pun akhirnya meluap akibat hujan dan merendam area sekolah. Peristiwa itu terjadi saat para siswa dan guru tengah menjalani proses pembelajaran di kelas.

Para siswa kemudian berhamburan meninggalkan kelas untuk menyelamatkan diri saat mengetahui air mulai menggenangi lokasi sekolah mereka. Hingga kemudian banjir juga menyebabkan satu sisi tembok gedung roboh.

"Posisi sekolah berada di dataran rendah, yang di sekitarnya terdapat saluran PHB Pinang Kalijati dan di belakang sekolah terdapat aliran sungai," terang Isnawa.

Sementara itu diketahui bahwa banjir juga terjadi di berbagai titik wilayah Jakarta. Menurut data 6 Oktober 2022 per pukul 18:00 WIB, BPBD DKI mencatat bahwa titik banjir Jakarta kini mencapai 41 RT dan 17 ruas jalan. Sementara itu, ada 270 jiwa yang mengungsi karena terdampak banjir.

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 7 ruas jalan dan 5 RT, saat ini menjadi 17 ruas jalan dan 41 RT atau hanya 0,135% dari 30.470 RT yang ada di Jakarta," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya, Kamis (6/10).

(wk/amel)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait