(G)I-DLE sukses memukau penggemar dengan MV 'Nxde' sebagai title track dari mini album ke-5 'I LOVE'. Aksi mereka menghidupkan kembali adegan legendaris Marilyn Monroe dipuji sutradara MV.
- Intan Maharani
- Selasa, 18 Oktober 2022 - 16:09 WIB
WowKeren - (G)I-DLE telah merilis mini album ke-5 bertajuk "I LOVE" pada Senin (17/10). Secara khusus, Jeon Soyeon cs menarik perhatian karena memberikan penghormatan kepada Marilyn Monroe dalam album hingga MV "Nxde".
Dalam MV "Nxde", para member melakukan reka ulang adegan-adegan legendaris dari sosok ikonik Marilyn Monroe. Seperti diketahui, Marilyn Monroe adalah aktris tahun 1950 hingga 1960-an yang menjadi legenda karena kecantikan pirangnya dan sebagai simbol sensualitas.
Bak Marilyn Monroe, Jeon Soyeon tampak sedang membaca buku seperti yang dilakukan sang legenda. Kemudian ada Minnie yang mengenakan gaun pink lengkap dengan sarung tangan, sambi dikelilingi "hati" dari pria-pria penggemarnya. Ada Yuqi yang memakai gaun halter neck putih dan rambut pendek khas Marilyn Monroe.
Adegan lain saat Miyeon duduk di hadapan media diambil dari Marilyn berbicara dengan anggun. Shuhua juga berhasil mereka ulang kecantikan Marilyn dengan hiasan kepala sebagai tren fashion masa itu.
Sutradara MV "Nxde" menyampaikan rasa puasnya melihat adegan-adegan Marilyn Monroe dihidupkan kembali. Melalui media sosialnya, Song Seung Hee juga memberikan pujian untuk (G)I-DLE.
"Aku senang memproduksi Marilyn Monroe tercintaku dalam MV. Untuk menggambarkannya, aku bicara banyak dengan leader Jeon Soyeon sebelum syuting, dan aku paling memperhatikan detail dalam MV-nya," kata Song Seung Hee.
Sebelumnya, Jeon Soyeon mengungkap misinya dalam mematahkan prasangka terhadap keseksian seorang perempuan publik figur seperti Marilyn Monroe. Alih-alih mengandalkan penampilan, menurutnya Marilyn adalah seorang yang cerdas dan berbeda dari apa yang ingin ditampilkann.
Selain bicara soal cinta, (G)I-DLE juga menyampaikan pesan bagaimana lagu "Nxde" adalah tentang diri yang apa adanya. Mereka juga mencoba mengungkap bahwa ketelanjangan kadang kala tidak seperti yang ditampilkan.
(wk/inta)