Susul jejak Venna Melinda sang ibu terjun ke dunia politik, Verrell Bramasta ngaku siap jadi caleg hingga tak masalah jika harus lepas atribut keartisannya.
- Eny Kartini
- Jumat, 11 November 2022 - 14:08 WIB
WowKeren - Verrell Bramasta ternyata berniat untuk menyusul jejak sang ibu, Venna Melinda. Pasalnya Verrell berniat untuk mengikuti jejak sang ibu terjun ke dunia politik.
Diakui Venna, rencana Verrell terjun ke dunia politik bukan sekedar isapan jempol belaka. Pasalnya saat ini, Venna menyebut putra sulungnya itu tengah mencoba untuk menamatkan kuliah S1-nya.
"Sebenernya dia lumayan lama ya jadi artis. Sudah tujuh tahun belum sempet melanjutin S1. Aku tahu banget tuh anak pintar," ujar Venna Melinda dikutip dari akun YouTube Seleb Oncam News, Jumat (11/11).
Venna sendiri rupanya juga mendorong agar Verrell segera menamatkan kuliah S1-nya. Pasalnya menurut Venna, pendidikan di dunia politik merupakan hal yang penting.
"Aku bilang kalau mau jadi anggota DPR, 'Kak edukasi harus mumpuni'. Sekolah kan bisa online. Bagus banget kalo bisa masuk politik, S1 sambil kerja juga, sambil nyaleg juga lebih sempurna lagi," tutur Venna Melinda.
Selain berencana menamatkan kuliah, Venna juga meminta Verrell untuk melepas atribut keartisannya. Tak disangka, Verrell siap melakukan hal tersebut.
"Aku tanya kalau jadi anggota DPR siap nggak melepas keartisan kayak melepas asisten, nggak pakai branded lagi. Karena kan kalau kita jadi wakil rakyat harus down to earth. Karena pencitraan berbeda. Pasti kamu akan sibuk," ujar Venna Melinda.
"Dia bilang insya Allah mah. Karena pengin ke politik karena punya passion nolong orang," sambungnya.
Venna mengungkapkan bahwa keinginan Verrell menjadi anggota DPR sebenarnya sudah sejak lama. "Cita-cita dari kecil sebelum jadi artis sekarang itu jadi diplomat, dia pengin jadi DPR. Karena dia lihat pekerjaan ibunya," ujar Venna.
Kendati demikian, Venna mengaku sempat mengingatkan Verrell terkait dunia politik. Pasalnya menurut Venna, dunia politik tak seindah yang dibayangkan.
"Yang aku selalu bilang kalau di politik yang penting itu bukan cuma popularitas, tapi elektabilitas sama mental yang kuat. Kalau memang niat masuk politik buat kerja sama masyarakat, kamu harus kuat," pungkasnya.
(wk/enyk)