SM dalam pernyataan terbarunya mencurigai HYBE antara memilih menutup mata terhadap dugaan penggelapan pajak yang dilakukan Lee Soo Man atau telah ditipu oleh mantan produser mereka.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Jumat, 17 Februari 2023 - 19:36 WIB
WowKeren - HYBE sempat membuat geger publik karena diumumkan telah membeli saham Lee Soo Man dan menjadi pemilik saham terbesar di SM Entertainment. Di balik pembelian saham itu, muncul berbagai kecurigaan yang diutarakan pihak SM.
Salah satunya tuduhan kongkalikong dengan Lee Soo Man dalam kontrak jual beli saham mereka. SM dalam pernyataan terbarunya mencurigai HYBE antara menutup mata terhadap dugaan penggelapan pajak yang dilakukan Lee Soo Man atau telah ditipu olehnya.
"Manajemen HYBE perlu menjelaskan kepada berbagai pemegang saham dan agensi (SM) terkait mengapa M&A yang menelan biaya lebih dari 1 triliun won dilakukan tanpa sekali pun melakukan uji tuntas," ungkap SM dalam pernyataan yang dirilis Jumat (17/2).
SM juga menuduh Bang Si Hyuk tidak mengetahui detail kampanye Kemanusiaan dan Keberlanjutan yang sedang digencarkan oleh Lee Soo Man tetapi asal memberikan persetujuan ketika menandatangani kontrak SPA dengan mantan produser SM itu.
Terkait tuduhan ini, HYBE pun buka suara pada Jumat (17/2). Labels yang menaungi BTS itu menulis, "Saat menyelesaikan SPA, kami tidak diberi tahu tentang kepemilikan Lee Soo Man atas perusahaan CTP atau kontrak antara CTP dan SM."
HYBE berjanji akan menyelesaikan masalah jika memang ada hubungan bisnis yang tidak mereka ketahui. "Jika SM berpikir bahwa kontrak dengan CTP tidak dapat diselesaikan melalui SPA kami dengan Lee Soo Man, kami ingin menanyakan apa sikap SM selain mengungkap kontrak ini," tulis HYBE.
Lebih lanjut, HYBE juga menuduh SM memiliki masalah internal. "Hal-hal yang diungkapkan dan dicurigai oleh SM semuanya mengungkapkan masalah tata kelola perusahaan, dan sayangnya, semua masalah ini terjadi secara internal di SM," ungkap HYBE.
HYBE sungguh ingin menyelesaikan masalah struktural SM satu per satu dengan sudut pandang positif tentang perusahaan. "Namun SM harus menunjukkan upaya untuk menyelesaikan masalah internal yang sebenarnya agar perubahan ini membuahkan hasil," imbuhnya.
HYBE mengungkap perilaku SM yang mencurigai pemegang saham terbesar mereka ini kurang tepat. Apalagi ketika HYBE sebenarnya memiliki niat menyelesaikan masalah SM. Bagaimana menurutmu?
(wk/amal)