Urung jadi player escort Timnas Argentina gegara takut disorakin, Rafathar dikhawatirkan sang ayah, Raffi Ahmad mengalami trauma. Raffi pun meminta dengan sangat agar para suporter tak lagi menyerang Rafathar.
- Sisilia Rizky Azalea
- Rabu, 21 Juni 2023 - 00:26 WIB
WowKeren - Rafathar sulung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina diketahui urung menjadi player escort Timnas Argentina yang bertanding melawan Indonesia di GBK kemarin Senin (19/6). Mirisnya, batalnya Rafathar mendampingi pemain Argentina karena bocah delapan tahun tersebut takut kembali disoraki satu stadion imbas RANS FC kalah melawan Persija dahulu.
"Iya gue cerita sedikit deh yah kemarin Rafathar dikasih kesempatan sama pak Eric Thohir untuk menggandeng Timnas Argentina yang masuk, ada Jan Ethes ada Rafathar. Rafathar awalnya semangat banget terus tiba-tiba, dia mungkin baca-baca atau dikasih tahu temen-temennya ternyata yang nonton kan puluhan ribu nah Rafathar itu langsung dia berkecil hati," kata Raffi di "FYP" Trans 7, Selasa (20/6).
"Karena dulu Rafathar itu pernah waktu RANS lawan Persija waktu itu tim RANS itu kalah, nah ada yang teriak Rafathar nangis, Rafathar nangis jadi kayak langsung tiba-tiba mikir nanti kalau Aa pegang Argentina kalau Indonesia kalah nanti Aa diteriakin lagi. Jadi akhirnya 'udah deh pah boleh gak Aa lihat aja'," terang Raffi.
Raffi berharap kejadian itu tak membuat sang putra tercinta merasa trauma. "Mudah-mudahan sih gak trauma," harap Raffi yang juga khawatir.
Dibongkar Raffi, Rafathar sebetulnya sedih karena batal menjadi player escort. Pasalnya, ia begitu ingin berdiri bersama pemain Argentina. Raffi sampai merasa iba pada sang putra. Imbas hal ini, Raffi berharap Rafathar tak lagi diserang atau dibawa-bawa oleh para suporter.
"Dia itu sedih, sebenernya dia pengin banget. Ya mangkanya mudah-mudahan nanti kalau ada RANS main lagi suporter-nya jangan ke anak gue lagi, kasihan," tegas Raffi.
Raffi tak ingin putranya itu kembali berkecil hati dan minder. Irfan Hakim yang mendengar cerita Raffi pun ikut merasa kasihan. Irfan kemudian menjelaskan dampak serius bila anak kecil terus di-bully. "Iya jangan, jangan," seru Raffi menyetujui pernyataan Irfan Hakim.
(wk/Sisi)