Reporter Ungkap Latar Belakang The Givers Mencoba Rebut FIFTY FIFTY Dari ATTRAKT
Instagram
Musik

Kabar perseteruan tersebut datang sebagai kekecewaan besar bagi para penggemar di seluruh dunia karena girl grup rookie yang sedang naik daun ini kini menghadapi masa depan yang tidak pasti.

WowKeren - Baru-baru ini YouTuber Lee Jin Ho turut mengungkap latar belakang di balik The Givers yang diduga mencoba merebut FIFTY FIFTY dari ATTRAKT. Sebelumnya girlband rookie yang sedang naik daun, FIFTY FIFTY, yang tidak dapat disangkal telah memikat industri musik global, kini terlibat dalam kontroversi panas seputar kontrak eksklusif mereka dengan labelnya ATTRAKT.

Kabar perseteruan tersebut datang sebagai kekecewaan besar bagi para penggemar di seluruh dunia karena girl grup rookie yang sedang naik daun ini kini menghadapi masa depan yang tidak pasti. Ini semua dimulai ketika label FIFTY FIFTY mengklaim bahwa agensi luar sedang mencoba untuk memburu grup tersebut.

Untuk mendapatkan wawasan komprehensif tentang munculnya masalah ini, penting untuk dipahami bahwa ATTRAKT dijalankan oleh CEO Jun Hong Joon dan merupakan label yang memiliki hak manajemen tunggal dari FIFTY FIFTY. Saat ATTRAKT pertama kali memutuskan untuk meluncurkan grup, CEO Jun Hong Joon menginvestasikan 8 miliar KRW. Menurut YouTuber Lee Jin Ho, 8 miliar KRW telah digunakan untuk biaya produksi grup, termasuk menyewa perusahaan produksi musik eksternal, The Givers, yang dipimpin oleh CEO Ahn Sung Il.

Kedua perusahaan tersebut sepakat dalam kemitraan dalam memproduksi FIFTY FIFTY, dengan ATTRAKT memegang hak manajemen sementara The Givers bertanggung jawab atas produksi musik dan mengelola proyek di bawah kontrak layanan. Dengan kesuksesan grup tersebut, FIFTY FIFTY dapat mencari investasi dari label yang lebih besar. Bahkan ada laporan berita bahwa mereka berhasil menerima investasi yang signifikan dari perusahaan lain. Namun pasal-pasal tersebut menyatakan bahwa The Givers adalah perusahaan yang akan menerima uang investasi tersebut.


Menurut mantan reporter hiburan yang menjadi YouTuber Lee Jin Ho, The Givers tidak memiliki hak atas investasi ini karena hak pengelolaan FIFTY FIFTY adalah milik ATTRAKT. Saat itulah tuduhan bahwa ada pihak luar yang mencoba memburu kelompok tersebut mulai dilaporkan. Tuduhan spesifiknya adalah bahwa CEO The Givers Ahn Sung Il adalah pihak ketiga yang mencoba mengambil girl grup dari ATTRAKT setelah popularitas mereka yang luar biasa.

Setelah berita bahwa perusahaan ketiga mencoba untuk memburu gadis-gadis itu dirilis, keempat anggota tiba-tiba mengajukan perintah sementara untuk menangguhkan kontrak eksklusif mereka dengan agensi mereka, ATTRAKT. Para anggota mengklaim bahwa reputasi mereka telah rusak. Perwakilan hukum grup telah menyatakan bahwa berbagai masalah dengan agensi, seperti penyelesaian yang tidak transparan dan upaya sepihak untuk menegakkan kontrak meskipun dalam kondisi kesehatan, mendorong tindakan ini.

Perintah ini semakin meningkatkan kecurigaan bahwa The Givers mencoba mengambil alih para anggota. Terlebih lagi karena jika grup FIFTY FIFTY menandatangani kontrak dengan The Givers, mereka berhak atas investasi besar untuk grup tersebut. Kini kedua agensi tersebut terlibat perseteruan terkait masalah ini. Jika FIFTY FIFTY berganti agensi, CEO ATTRAKT akan kehilangan 8 miliar KRW yang awalnya dia investasikan untuk meluncurkan grup tersebut.

Menurut Lee Jin Ho, CEO ATTRAKT Jun Hong Joon diduga meminta The Givers untuk melanjutkan kerja sama hingga FIFTY FIFTY merilis album ke-3 mereka, namun permintaan tersebut ditolak oleh CEO Ahn Sung Il. Lee Jin Ho menyoroti bahwa The Givers memiliki kasus sebelumnya di mana artisnya bergabung dengan The Givers setelah mengajukan perintah sementara untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan agensi mereka. Penyanyi Son Seung Yeon dan aktor Jung Ui Je adalah artis di bawah The Givers yang segera bergabung dengan perusahaan setelah mengakhiri kontrak mereka dengan label sebelumnya.

Lee Jin Ho telah menunjukkan bahwa ada kasus sebelumnya yang mirip dengan situasi saat ini dengan FIFTY FIFTY dan menekankan bahwa Ahn Sung Il memiliki reputasi negatif dengan orang dalam industri karena dua kasus sebelumnya. YouTuber menyimpulkan dengan keprihatinannya terhadap girl grup rookie yang seharusnya melebarkan sayap mereka lebih jauh dan mencapai kesuksesan yang lebih tinggi kini terlibat dalam kontroversi yang berantakan.

(wk/aiss)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait