'King The Land' Akhirnya Tanggapi Kontroversi Adegan Pangeran Arab
Official JTBC
TV

Beberapa hari terakhir 'King The Land' menghadapi kontroversi terkait adegan Pangeran Arab yang dinilai melenceng dari budaya sesungguhnya. JTBC akhirnya buka suara mengenai masalah ini.

WowKeren - Drama "King The Land" yang dibintangi Yoona Girls' Generation dan Junho 2PM akhirnya menanggapi kontroversi dari episode terbarunya. JTBC menyampaikan permintaan maaf karena telah menggambarkan Pangeran Arab Samir (Anupham Tripathi) dengan cara tidak tepat.

Pada Rabu (12/7), JTBC merilis permintaan maaf dari mereka dan mencakup rumah produksi "King The Land" melalui media sosial resmi. Mereka menyesal telah membuat penonton merasa tidak nyaman karena adegan dalam drama tersebut.

"Permintaan maaf dari rumah produksi 'King The Land'," buka JTBC. "Kami ingin menyampaikan permintaan maaf kami yang dalam dan tulis karena menyebabkan ketidaknyamanan yang tidak diperlukan bagi pemirsa kami."

Selain itu, "King The Land" mengakui telah menambahkan adegan itu tanpa pertimbangan lebih lanjut. Meski sebenarnya tidak ada maksud menyindir atau merendahkan budaya lain.

"Kami melakukannya tanpa pertimbangan penuh terhadap budaya lain yang berharga, meskipun kami tidak berniat membuat lelucon atau mendistorsi negara atau budaya tertentu dalam prosesnya," lanjut mereka.

\'King The Land\' Akhirnya Tanggapi Kontroversi Adegan Pangeran Arab

Source: Instagram

Tim produksi "King The Land" kemudian berjanji untuk memberikan konten yang lebih berkualitas dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap budaya lain. Sehingga semua orang bisa menonton tanpa merasa tersinggung.


"Kami amat menyadari bahwa ada pemahaman, pengalaman dan pertimbangan yang kurang terhadap budaya lain. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat konten yang bisa dinikmati oleh siapa saja tanpa memandang dari mana asal dan budaya yang mereka miliki," beber JTBC.

Selanjutnya, mereka akan memeriksa secara menyeluruh adegan "King The Land" yang dianggap bermasalah. Mengenai akan dihapus atau tidak, tim produksi masih harus mendiskusikannya lagi.

"Kami akan memeriksa secara menyeluruh bagian video yang dianggap bermasalah, dan melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa tindakan yang tepat telah diambil," terang mereka.

Terakhir, JTBC menekankan janji mereka untuk lebih perhatian pada pemirsa. Upaya ini termasuk memahami isu internasional demi menciptakan pengalaman menonton yang menyenangkan.

"Kami dengan sungguh-sungguh berjanji kepada pemirsa kami bahwa lebih banyak perhatian akan diterapkan sehingga tidak akan ada ketidaknyamanan dalam melihat konten kami," tutup JTBC.

Sebelumnya, "King The Land" mendapat protes dari penonton Arab untuk menghapus adegan Pangeran Samir. Karena bisa disaksikan di Netflix, penonton mancanegara bisa memberikan umpan balik terhadap drama ini.

Penonton Arab menilai "King The Land" membuat karakter Pangeran Samir tanpa memahami budaya mereka. Samir digambarkan suka minum-minum dan main perempuan, padahal Arab mengharamkan alkohol. Fakta bahwa tim produksi merekrut aktor India untuk karakter seorang Arab juga disayangkan.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait