Terduga sepupu FIFTY FIFTY bicara soal pendapatnya mengenai kasus grup pelantun 'Cupid' itu dengan ATTRAKT. CEO Jeon Hong Joon dituding telah melakukan kebohongan.
- Intan Maharani
- Jumat, 14 Juli 2023 - 19:06 WIB
WowKeren - Di tengah konflik FIFTY FIFTY dengan agensi, seseorang yang mengaku sepupu member menarik perhatian netizen. Bagaimana tidak, terduga sepupu (A) menuding CEO Jeon Hong Joon bohong besar.
Pada Jumat (14/7), sebuah postingan berjudul "Instagram Story Sepupu Member FIFTY FIFTY" viral karena kesaksiannya. Postingan di forum online itu membagikan ulang InstaStory seseorang diduga sepupu.
A menolak beberapa keterangan Dispatch atas dasar kekhawatirannya pada sang unnie. Sambil menunjuk laporan Dispatch dan menunjuk mereka berbohong, A membeberkan perlakuan CEO ATTRAKT berdasarkan pengetahuannya.
"CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon tidak pernah berbicara baik kepada para member dan tidak pernah menghormati kondisi kesehatan unnie-ku," kata A.
Selanjutnya A mengatakan bahwa CEO Jeon tidak pernah menjual mobil atau arloji. Bahkan ia disebut tidak melakukan apapun untuk menyediakan uang bagi grup.
"Dia mengklaim bahwa dia menjual mobil dan arlojinya dan dia menggunakan uang ibunya, LOL. Semua~ ini bohong… Dia tidak pernah menjual apapun untuk menyediakan uang bagi grup…" lanjutnya.
A mengklaim FIFTY FIFTY menggugat untuk sebuah alasan yang jelas dan tidak main-main. Menurut A, CEO Jeon bukan seseorang yang pantas didukung oleh publik karena artikel-artikel yang ada tidak akurat dan 90 persen kebohongan.
Selain melarang orang-orang membaca artikel, A meminta mereka untuk bertanya situasi FIFTY FIFTY sebenarnya. Karena ia beranggapan apa yang tersebar di media kebohongan semata. Namun sayangnya ucapan A auto menuai reaksi sinis dari netizen.
"Eh? Apakah ini sesuatu yang harus dibicarakan sepupu? LOL. Seluruh keluarga penuh dengan udara panas, ㅠㅠ. Saya harap mereka tidak menyesal nanti~," kata salah satu netizen. "Aku benar-benar tidak ingin mendengar suara mereka bernyanyi lagi. Member saja," sahut netizen lain.
"Sekarang bahkan kenalan para member (berbicara). Para member sudah jatuh dari tebing. Seberapa rendah mereka akan pergi?" komentar seorang netizen. "Anak sekolah senang mendapat perhatian," sambung netizen yang lain.
"Apa ini? Sepertinya mereka tidak mengerti cara kerja investasi. Aku bertaruh mereka akan menyalahkan sistem hukum setelah mereka kalah," ujar lainnya.
(wk/inta)