Rosé telah menunjukkan fokus yang relatif minim pada pasar Tiongkok dalam aktivitas solonya. Lisa adalah satu-satunya member yang sebelumnya pernah tampil di acara Tiongkok pada tahun 2020.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Selasa, 10 Oktober 2023 - 23:26 WIB
WowKeren - Netizen heboh ketika rumor beredar tentang kemungkinan Rose BLACKPINK bergabung dalam acara "Sisters Who Make Waves 5" di Tiongkok sebagai peserta. Namun, penggemar mulai mengajukan beberapa pertanyaan valid tentang kemungkinan kemunculan sang idol.
Diduga, penampilan Rosé di acara survival girl group "Sisters Who Make Waves 5" akan menyertakan lagu-lagu hits ikonik BLACKPINK seperti "Whistle", "Boombayah", "How You Like That", dan bahkan lagu dari full album pertama mereka, "The Album". Belum lagi lagu solo Rosé "On The Ground" dan "Gone" dikabarkan juga akan muncul.
Namun, member BLACKPINK biasanya menahan diri untuk tidak tampil solo menggunakan lagu-lagu grup. Meskipun Jennie memiliki dua panggung spesial di acara Chanel, itu adalah penampilan cover dari lagu-lagu terkenal, bukan lagu hits BLACKPINK. Jadi, Rosé membawakan lagu BLACKPINK ke "Sisters Who Make Waves" sulit dipercaya.
Terlebih lagi, Rosé telah menunjukkan fokus yang relatif minim pada pasar Tiongkok dalam aktivitas solonya. Sejauh ini, dia telah bekerja dengan brand seperti YSL, Tiffany & Co., dan Rimowa. Kefasihan berbahasa Inggrisnya juga membuka jalan bagi pengakuan internasional sejak perilisan solo pertamanya, yang menampilkan dua lagu dalam bahasa Inggris. Di BLACKPINK, Lisa adalah satu-satunya member yang sebelumnya pernah tampil di acara Tiongkok pada tahun 2020.
Kriteria acaranya juga patut dipertimbangkan. Kontestan "Sisters Who Make Waves" adalah artis wanita berusia di atas 30 tahun dari berbagai bidang, dengan tujuan untuk membentuk sebuah grup. Rosé yang belum genap berusia 30 tahun kurang memenuhi kriteria usia.
Selain itu, kewajiban kontraknya dengan YG Entertainment tetap utuh. Jika idol kelahiran 1997 itu berpartisipasi dan bergabung dengan girl grup debut program tersebut, hal itu dapat berdampak pada aktivitas BLACKPINK.
Terakhir, ada masalah berlanjutnya pembatasan Hallyu Wave oleh Tiongkok. Laporan menunjukkan bahwa pihak berwenang Tiongkok telah sepenuhnya menghentikan penayangan K-drama sejak bulan Maret. Dalam kondisi di mana K-content kesulitan menemukan cara untuk menjangkau penonton, gagasan tentang idol K-pop seperti Rosé yang muncul di TV Tiongkok menjadi sebuah tantangan.
(wk/dewi)