Arie Kriting berada di pihak Palestina yang saat ini tengah berperang melawan negara Israel. Bentuk dukungan itu diperlihatkan Arie melalui unggahan InstaStory-nya.
- Marina Larasati
- Rabu, 11 Oktober 2023 - 10:42 WIB
WowKeren - Arie Kriting ikut mengomentari perang Israel vs Palestina yang menjadi perhatian seluruh dunia. Melalui Instagram Story, Arie mengunggah sebuah surat tulisan tangan rekan satu komikanya, Abdur Arsyad pada Rabu (11/10). Surat tersebut berisi dukungan untuk masyarakat Palestina.
Secara tidak langsung, Arie berada di pihak Palestina saat membagikan ulang postingan Instagram Abdur. Gara-gara unggahan ini, ada netizen yang teringat dengan momen di tahun 2021 saat Arie sempat dikritik lantaran pernyataan kontroversialnya terkait perang Israel vs Palestina.
Dalam surat yang dibagikan oleh Arie, Abdur langsung teringat dengan perang yang juga terjadi di zaman para nabi. Kala itu, perang yang terjadi juga tak kalah dahsyatnya.
"Ketika Qainuqa, Nadhir, Quraizhah, hingga Perang Khaibar, di dalam pasukan Muslim selalu ada kaum munafik. Mereka yang mengganggu dan mencemooh perjuangan, baik langsung maupun tidak langsung. Pengkhianatan kaum Yahudi selalu bersambut dengan pembelaan munafik. Mereka karib dalam muslihat. Orang-orangnya sudah tidak ada, tapi karakternya hidup hingga sekarang," ungkapnya.
"Karakter ini diabadikan dalam Al-Quran dan sunnah. Tercatat sepanjang sejaran Natawiyah. Jadikan cermin, jadikan patokan muhasabah, agar terhindar dari golongan ini. Sesederhana itu. Semoga Allah SWT menjaga kita semua. #KitaBersamaPalestina," imbuh Abdur.
Sayangnya, tak ada keterangan apa pun yang dituliskan oleh Arie pada unggahannya. Seolah suami Indah Permatasari ini tak ingin kejadian yang lalu terulang lagi.
Diketahui, Arie sempat menuai kontoversi gara-gara postingan Instagram-nya 2 tahun lalu yang dianggap kurang tepat. Kala itu, Arie menyeret nama negara Vatikan saat mengomentari Palestina diserang oleh Israel.
"Bayangkan saja dulu Bayangkan jika serangan yang dilakukan pada masjidil Aqsa itu terjadi di Vatikan? Dilakukan oleh apparat yang berwenang? Apa yang terjadi? Seluruh dunia pasti akan mengutuk kejadian tersebut. Semoga Allah SWT memberikan kemenangan dan...," ungkap Arie dalam postingannya yang kini telah dihapus.
Unggahan Arie ini pada saat itu sempat menuai kecaman netizen. Pasalnya, Arie menyebut nama Vatikan sebagai pembanding di tengah perang Israel vs Palestina.
"Bang Arie Kriting kami sudah bayangkan bagaimana 200 gereja dipersulit/disegel/ditolak pembangunannya dalam 12 tahun terakhir. Kami juga sudah bayangkan bagaimana rasanya saat zionis dan Palestina berebut Al Aqsha namun Gereja Hagia Sophia dan Chora jadi sasaran amarah si Erdogan tengik itu dengan mengubahnya menjadi masjid," kata warganet. "Tetapi kami tidak bayangkan kenapa Israel dan Palestina bertikai tetapi nama Vatikan yg di catut sebagai pembanding. Padahal paus Fransiskus di awal 2018 telah mengajak dunia untuk menghormati status Quo Yerusalem."
Netizen lain lantas menilai Arie berat sebelah dalam mengomentari perang antara dua negara itu. Arie pun diminta untuk belajar lebih banyak lagi mengenai sejarah, agar tidak salah kaprah saat memberikan komentar.
(wk/lara)