'The Worst of Evil' bercerita tentang polisi Park Joon Mo (Ji Chang Wook) yang bertugas menyamar masuk ke sebuah organisasi kriminal. Ia rela berubah 'jahat' demi mendapatkan kepercayaan bos organisasi tersebut, Jeong Ki Cheol (Wi Ha Joon).
- Bertilia Puteri
- Kamis, 12 Oktober 2023 - 20:41 WIB
WowKeren - Media Korea mengungkapkan alasan di balik popularitas drama original Disney+ "The Worst of Evil" yang dibintangi Ji Chang Wook dan Wi Ha Joon. Hanya dua minggu setelah dirilis, drama tersebut menempati posisi pertama di Korea dalam daftar penghitungan peringkat layanan OTT versi Flix Patrol. Selain itu, "The Worst of Evil" juga mempertahankan popularitasnya yang kuat dengan menempati peringkat 10 besar di enam negara, termasuk Jepang, Hong Kong, dan Turki.
Tak hanya itu, popularitas drama tersebut diprediksi akan semakin meningkat. Pasalnya, "The Worst of Evil" dijadwalkan rilis secara berurutan di Amerika Utara dan Eropa setelah Asia.
Drama tersebut juga memperoleh banyak respons antusias di media sosial hingga komunitas online. Plot yang solid serta kecepatan cerita yang mendebarkan dinilai berhasil membuat banyak penonton merasa tertarik.
"Selain itu, aksi penuh gaya yang menggabungkan karakter unik Ji Chang Wook dan Wi Ha Joon juga memberikan katarsis kepada penonton dan dianggap sebagai momen menyenangkan yang sangat diperlukan," tulis media MK Sports.
"Ji Chang Wook menerima respons hangat saat dia mencerna adegan aksi yang lebih intens dan kasar di setiap episodenya," tambahnya.
Sebagai informasi, "The Worst of Evil" bercerita tentang polisi Park Joon Mo (Ji Chang Wook) yang bertugas menyamar masuk ke sebuah organisasi kriminal. Ia rela berubah "jahat" demi mendapatkan kepercayaan bos organisasi tersebut, Jeong Ki Cheol (Wi Ha Joon).
Ji Chang Wook dinilai bisa menghidupkan karakter Joon Mo dengan menangkap perubahan emosi secara bertahap melalui mata, ekspresi wajah, dan bahkan tindakannya. "Joon Mo akan mengekspresikan tindakan naluriah yang tidak terkendali saat monster dalam dirinya terbangun menjelang akhir," tutur pengarah seni bela diri Kwon Ji Hoon.
Sementara itu, Wi Ha Joon tampil kontras dengan Ji Chang Wook melalui tindakannya yang cepat namun penuh gaya sebagai bos organisasi. Ini menciptakan pesona unik dari bos organisasi Jeong Ki Cheol dengan tindakan sederhana, serta fleksibel namun kuat.
(wk/Bert)