Cuplikan video Jefri Nichol saat bermain mesin games tinju beredar luas di media sosial. Tanpa aba-aba, Jefri langsung memukul sansak tinju yang ada di hadapannya hingga meraih skor tertinggi.
- Diah Candra Trisanti
- Jumat, 13 Oktober 2023 - 20:57 WIB
WowKeren - Momen liburan Jefri Nichol di Korea Selatan mendadak jadi sorotan. Hal ini bermula saat Jefri mencoba salah satu permainan tinju di sana. Menariknya, bintang film "Mohon Doa Restu" ini sanggup mengalahkan rekor skor yang sudah tercatat di dalam mesin.
Cuplikan video Jefri saat bermain games tinju itu pun beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, awalnya ia melihat ke arah mesin. Rekor skor tertinggi pukulan terkuat yang ada di dalam mesin itu adalah 946.
Melihat itu, Jefri bersiap mengambil ancang-ancang. Namun ia menaruh barang bawaannya lebih dulu di lantai. Lagi-lagi, pria kelahiran 15 Januari 1999 ini mengamati sansak tinju yang ada di mesin.
Tanpa aba-aba, Jefri langsung memukul sansak tinju yang ada di hadapannya. Mengejutkan, skor pukulan Jefri jatuh di angka 965! Tentu saja, skor ini mengalahkan rekor sebelumnya. Melihat hal ini, Jefri dan rekan-rekan lainnya langsung bersorak.
Melihat kemampuan Jefri, netizen khususnya fans seketika ikut heboh. Pujian demi pujian ditujukan untuk Jefri.
"Pantes netizen wkt itu di tinju langsung tepar wkwkkwkw," komentar pemilik akun @boy***boy. "Ayang aku emang kewreeeen 🥰," balas akun @wina***ria_. "Njirr kenceng itu mesinya mpe bergeteerr," timpal akun @s0n***ku.
"Dia pikir hidup hanya sekedar pukul2an kali, Blm kena mental aja nanti pas udah paham the real of life," sindir akun @riyan***eh232. "Paris binjai juga bisa begitu," sahut akun @rukm***199. "Lah pada ribet aja ni komen. Intinya kita klo lagi diem tbtb d bogem Ama dia bakal wassalam udh gtu aja," tambah akun @ada***dasajah membela Jefri.
Sementara itu, Jefri belum lama ini dikabarkan sudah berhijrah. Ia kepergok sering mengikuti kajian Islam. Namun hal ini langsung dibantah oleh Jefri.
"Fakta (datang ke kajian), tapi nggak hijrah. Tiba-tiba aja. Lagi nongkrong, terus ada Ustaz Alfie. Aku kira lagi ngobrol, nongkrong biasa, ternyata lagi dakwah," ungkap Jefri. "Waktu itu jam 12 di tempatnya Abidzar (Abidzar Al Ghifari). Dari jam 12 sampai jam 3 dengerin Ustaz Alfie ngobrol, dakwah. Besoknya lagi (datang), ternyata seru. Yang pertama sih nggak terlalu ramai, kayak enam orang gitu. Yang kedua baru lumayan ramai."
(wk/diah)