Mengingat kehadiran Jimin ini sebuah kejutan dan tak diumumkan sebelumnya, fans kaget mengetahui fansite idol kelahiran 1995 tersebut datang ke fanmeeting V.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Selasa, 17 Oktober 2023 - 08:06 WIB
WowKeren - Penggemar BTS, ARMY, baru-baru ini menyoroti sikap salah satu fansite Jimin BTS. Fansite tersebut dinilai tak sopan usai sengaja memotong foto Jimin bersama V yang diambil di acara fanmeeting solo V akhir pekan lalu.
V bertemu langsung dengan penggemar lewat acara fanmeeting bertajuk "(V)ICNIC" yang digelar di Peace Amphitheater Universitas Kyunghee. Di acara yang dihelat pada 14 Oktober lalu ini, Jimin datang sebagai bintang tamu.
Mengingat kehadiran Jimin ini sebuah kejutan dan tak diumumkan sebelumnya, fans kaget mengetahui fansite idol kelahiran 1995 tersebut datang ke fanmeeting V. Ia pun mengambil foto-foto Jimin di fanmeeting dan mengunggahnya di Twitter/X.
Foto-foto yang diposting pada Minggu (15/10) menjadi perhatian ARMY, terutama fans V, karena seolah sengaja menghilangkan pemilik nama asli Kim Taehyung itu. Dalam foto di mana seharusnya ada Jimin dan V, fansite yang mengunggahnya sengaja memotong kepada V.
Fans tentu saja kecewa karena foto menggemaskan kedua member BTS itu diedit untuk menghilangkan salah satunya. Banyak yang merasa itu tidak sopan, terutama mengingat foto itu diambil di acara V sendiri. Jadi, ARMY menegur fansite Jimin tersebut karena sengaja memotong kepala V.
"Kamu jahat banget karena memotong Taehyung. Apa pun yang kamu lakukan, pada akhirnya Jimin sayang soulmate-nya," komentar fans. "Beberapa fansite memang nggak tahu malu," kata fans lainnya. "Apa maksudnya memotong wajah V? Block dariku," tambah yang lain.
Fans juga menyoroti bahwa meskipun fansite Jimin itu sengaja memotong V, dia masih harus membeli album untuk mendapatkan tiket fanmeeting. Namun, fans bertanya-tanya bagaimana fansite itu bisa masuk dan bagaimana dia tahu Jimin akan ada di sana, sehingga memicu kekhawatiran tentang penguntit.
Sementara itu, para member BTS saat ini sedang menjalani wajib militer dan lainnya disibukkan dengan kegiatan individu. Mereka diperkirakan akan menyelesaikan wajib militer dan comeback sebagai grup pada 2025.
(wk/dewi)