Demi Bela Girl Grup Baru VCHA, Manajer JYP Entertainment Sindir Agensi Lain
Twitter/VCHA_A2K
Musik

Daniel Hong yang merupakan manajer JYP Entertainment menegaskan bahwa agensi telah mengikuti peraturan di California tentang mempekerjakan anak di bawah umur di industri hiburan.

WowKeren - JYP Entertainment dan Republic Records resmi mendebutkan girl grup VCHA September lalu, yang membernya dipilih dari ajang kompetisi "A2K". Menanggapi kritik terkait member grup yang masih di bawah umur, manajer JYP membela diri dan menyindir agensi lain.

VCHA beranggotakan Kaylee, Kendall, Savanna, KG, Camila, dan Lexi yang usianya berkisar antara 12 sampai 18 tahun pada saat audisi mereka pada 2022. Usia Kaylee yang saat ini 13 tahun menimbulkan kekhawatiran sehubungan dengan debutnya yang dinilai terlalu terburu-buru.

Tahu tentang kekhawatiran ini, Daniel Hong yang merupakan manajer JYP Entertainment yang berbasis di LA baru-baru ini melakukan wawancara dengan Nylon dan membahas hal tersebut. Ia menegaskan bahwa agensi telah mengikuti peraturan di California tentang mempekerjakan anak di bawah umur di industri hiburan.


Peraturan yang dimaksud menyatakan jam kerja anak di bawah umur harus dibatasi serta menyediakan tutor untuk akses pendidikan dan adanya wali bila dibutuhkan. "Aturan itu telah disusun dan diikuti hingga hari ini dan akan terus diikuti hingga nanti," kata Daniel Hong.

Diakui Daniel, mengikuti aturan tersebut secara patuh akan merugikan VCHA karena grup-grup dari agensi lain belum tentu mematuhinya. Namun, ia menegaskan bahwa agensi tak akan bernegosiasi dan akan tetap menjalankan peraturan.

"Ada kekhawatiran mengenai kualitas karena kami bersaing dengan grup lain yang belum tentu mengikuti pedoman yang sama seperti kami. Tapi itu adalah sesuatu yang tidak bisa kita lewati. Kami tidak akan melewati batas itu," sambungnya.

(wk/dewi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait