Hasil Tes Narkoba G-Dragon dan Lee Sun Kyun Buat Polisi Kesulitan Tangani Kasus
iMBC/Hankooki
Selebriti

Pihak kepolisian mendapatkan kesulitan ketika menangani kasus narkoba G-Dragon BIGBANG dan Lee Sun Kyun. Hal tersebut karena keduanya sama-sama mendapatkan hasil negatif pada tes urine dan rambut.

WowKeren - Pihak kepolisian mengakui cukup kesulitan menangani kasus narkoba yang melibatkan G-Dragon dan Lee Sun Kyun (Lee Sun Gyun). Hal tersebut disebabkan karena keduanya menerima hasil tes negatif untuk tes urine dan rambut sederhana yang dijalani baru-baru ini.

Setelah tes sederhana tersebut, G-Dragon dan Sun Kyun akan menjalani tes dari bulu untuk hasil lebih akurat. Jika tes lanjutan tersebut tetap berujung hasil negatif, dua selebriti ternama ini tidak dapat diberi sanksi terkait tuduhan penyalahgunaan obat-obatan terlarang terhadap mereka.

Polisi menambahkan dengan terus terang kalau bisa melepaskan G-Dragon atau Sun Kyun dari kasus bila hasil tes mendatang mereka tetap negatif. "Kalau tes (narkoba) detail (dari Badan Forensik Korea) hasilnya negatif, membuktikan klaim bisa jadi sulit. Tes urine dan rambut dari Lee (Sun Kyun) dan Kwon (G-Dragon) keduanya negatif. Selanjutnya, kalau tes lebih lanjut, termasuk dari bulu kaki dan sampel tubuh lainnya tetap memberikan hasil negatif, hal ini bisa membebaskan mereka (dari kasus)," terang polisi A kepada Money Today.

Aparat lain menambahkan kalau hasil tes mendatang dari G-Dragon dan Sun Kyun sangat memengaruhi penyelidikan. "(Meski hasil tes rambut dan urine tidak positif) Kami masih bisa mengambil dan memeriksa sampel bulu kaki atau bagian tubuh lainnya. Tapi, kalau narkoba kembali tidak terdeteksi, sulit untuk memberatkan terdakwa," aku polisi B.

Pada kasus Sun Kyun, polisi menjelaskan kalau pengakuan sang aktor kalau memang mengonsumsi narkoba tidak cukup untuk memberikan hukuman. Pengakuan Sun Kyun disebutkan tidak bisa dijadikan bukti utama kasus narkoba.


"Terkait kasus Lee (Sun Kyun), menurut Pasal 310 dari Hukum Acara pidana, yang terkenal sebagai 'Peraturan Pengecualian', pengakuan terdakwa tidak bisa dipakai sebagai bukti kesalahan kalau pengakuan tersebut merupakan satu-satunya bukti yang merugikan terdakwa," beber polisi A.

Tak hanya pihak penyidik, ahli hukum juga mempunyai pendapat sama. Mereka menjelaskan kalau pengakuan G-Dragon atau Sun Kyun tidak bisa dijadikan patokan.

"Dalam kasus terkait narkoba, pengakuan juga perlu dukungan dari dukungan tambahan. Pihak berwenang kemungkinan akan meminta pernyataan dari orang-orang yang berhubungan untuk mengetahui terdakwa menggunakan narkoba," bongkar ahli hukum.

Ahli hukum ini menyebutkan betapa pentingnya hasil tes untuk memberikan sanksi kasus narkoba. "Hasil dari tes rambut atau sampel tubuh lainnya akan sangat penting. Karena hanya mengandalkan bukti tidak langsung (seperti pengakuan terdakwa), penuntutan tidak akan berhasil," terang ahli hukum ini.

Sementara itu, G-Dragon dan Sun Kyun menunjukkan sikap yang sangat bertolak belakang selama penyelidikan. G-Dragon terus membantah tegas dirinya mengonsumsi narkoba, sedangkan Sun Kyun mengaku ia telah ditipu.

(wk/alfa)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait