Kritikan Min Hee Jin CEO NewJeans soal Strategi Penjualan Album Bikin Miris
News1
Musik

Min Hee Jin seolah tanpa sadar mengkritik idenya sendiri terkait strategi penjualan album grup yang diasuhnya. Pasalnya, apa yang diucapkan CEO ADOR ini justru bertolak belakang dengan tindakannya.

WowKeren - Min Hee Jin seolah menjilat ludahnya sendiri saat menyampaikan kritikan terhadap strategi marketing industri hiburan Korea. Apa yang diucapkan CEO NewJeans ini nyatanya bertolak belakang dengan tindakannya. Fakta ini membuat netizen merasa miris.

Semuanya bermula dari pernyataan Hee Jin dalam konferensi darurat beberapa waktu lalu. Di mana ia mengatakan tidak pernah memasukkan photocard acak para member NewJeans dalam album hanya untuk meningkatkan penjualan. Hee Jin berpendapat jika hal ini dilakukan, maka akan memicu kecemburuan.

"NewJeans mencapai hasil yang baik tanpa perlu menggunakan photocard acak untuk meningkatkan penjualan," ujar Hee Jin pada saat itu. Namun, perspektif industri justru memunculkan bukti yang berbeda. Publik berpendapat bahwa NewJeans juga melakukan hal tersebut.

NewJeans merilis album debut mereka dalam enam versi berbeda untuk setiap member, dengan total sepuluh jenis termasuk versi Weverse. Karena ini dijual secara acak, penggemar NewJeans juga harus melakukan pembelian album untuk mengumpulkan semua versi yang diinginkan.


Kritikan Min Hee Jin CEO NewJeans soal Strategi Penjualan Album Bikin Miris

Photocard Acak SNSD dan NewJeans dalam Album

Pun dalam konferensi pers tersebut, Hee Jin seolah langsung mengklarifikasi ucapannya. "NewJeans tidak melakukan photocard acak. Ada pembicaraan tentang album acak, tapi alasan kami melakukannya adalah karena jika setiap foto selebriti dimasukkan ke dalam satu album, CD tersebut akan menjadi ensiklopedia. Selain itu, jika tidak acak, popularitas para member akan dibandingkan secara alami. Aku sangat tidak menyukainya," tuturnya.

Bahkan saat masih mengerjakan album SNSD (Girls' Generation) yang bertajuk "Oh", Hee Jin juga memasukkan photocard acak di dalamnya. Padahal, Hee Jin mengaku dalam konferensi pers, bahwa ia mempertahankan strategi untuk tidak mengunakan budaya photocard acak sejak 20 tahun lalu, yang mana waktu ini merujuk pada tugas Hee Jin yang masih menjadi karyawan di SM Entertainment.

Bukan hanya itu, CEO ADOR ini juga mengkritik diadakannya sesi fansign. Namun, faktanya NewJeans juga mengadakan beberapa acara undian berhadiah dan acara tanda tangan penggemar untuk meningkatkan penjualan album. Rekor seperti tiga juta album terjual berturut-turut tidak dicapai secara kebetulan.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait