Ahreum eks T-Ara Ternyata Pelaku KDRT yang Sebenarnya
Instagram/areum0ju
Selebriti

Setelah menuduh mantan suaminya melakukan KDRT, Ahreum eks T-Ara justru didakwa dan kasusnya telah dilimpahkan ke kejaksaan. Atas tuduhan menganiaya anak-anaknya, Ahreum dan ibunya dilarang bertemu mereka.

WowKeren - Menuduh mantan suami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Ahreum eks T-Ara ternyata didakwa atas penganiayaan terhadap anak-anaknya. Kasus penyanyi kelahiran 1994 itu bahkan sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Pada Senin (3/6/2024), tersiar kabar bahwa Ahreum sudah diteruskan ke kejaksaan atas dakwaan menganiaya dan penculikan anak. Selain Ahreum, ibunya juga didakwa atas kasus yang sama dan dilarang menghubungi anak-anak hingga 21 Juli mendatang.

Dalam hal ini, A, mantan suami Ahreum telah dibebaskan dari tuduhan kekerasan terhadap anak. Penyelidikan malahan menunjukkan bahwa Ahreum berpotensi memaksakan pernyataan anak-anak tersebut. Sebelumnya, Ahreum menuduh A menganiaya anak-anak secara fisik dan memposting rekaman obrolan dengan putra sulungnya di media sosial. Ia juga sudah mengajukan laporan penganiayaan anak.

Namun sayangnya, polisi tidak bisa menemukan bukti untuk mendukung klaim Ahreum. Sebagai akibatnya, Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul menolak dakwaan terhadap A karena tidak cukup bukti.

Sebaliknya, Ahreum didakwa melakukan kekerasan terhadap anak-anak. Sejak awal bulan Mei lalu, Kantor Polisi Gyeonggi Gwangmyeong meneruskan Areum ke cabang Ansan, Kantor Kejaksaan Distrik Suwon. Adapun dakwaan yang menjerat mantan idol itu antara lain penganiayaan anak, penelantaran anak, dan penculikan anak.

Bukan hanya Ahreum, ibunya juga diserahkan ke jaksa atas tuduhan penculikan anak. Untuk itu, Pengadilan Keluarga Suwon merilis perintah penahanan terhadap Ahreum dan ibunya untuk mencegah mereka mendekati anak-anak tersebut.

Disebutkan bahwa penyelidik menemukan kesaksian anak-anak yang tidak konsisten. Mereka juga tidka menemukan bukti kekerasan pada fisik anak. Seorang ahli analis berpendapat bahwa pernyataan itu kemungkinan besar karena paksaan Ahreum.

Di sisi lain, pengacara A memilih tidak menanggapi tuduhan palsu Ahreum karena menghargai posisinya sebagai ibu kandung anak-anak. Mereka hanya mempringatkan Ahreum untuk berhenti mencemarkan nama baik A dan mengeluarkan tuduhan palsu.

Sementara itu, Ahreum dan A menikah pada 2019 lalu. Mereka dikarunai 2 orang anak laki-laki.

Selama proses cerai, Ahreum mengumumkan pernikahan kembali dengan Seo Dong Hoon dan mengaku telah hamil lagi. Keduanya pun terjerat tuduhan penipuan dengan modus meminjam uang dengan alasan palsu.

Dari tuduhan tersebut, Ahreum dan Dong Hoon diduga telah menipu 10 korban. Mereka menimbulkan kerugian sekitar 40 juta won (sekitar Rp470 juta). Dong Hoon mengungkap kepada Dispatch bahwa Ahreum memalsukan bukti dan memaksa anak-anaknya membuat pernyataan palsu.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait