'Hierarchy' Tuai Pro Kontra Imbas Tidak Realistis Gambarkan Kehidupan Anak SMA
Netflix
TV

'Hierarchy' sedang menjadi perbincangan hangat. Walaupun berhasil menembus peringkat tinggi di beberapa negara, drama ini tetap menuai kecaman dari penotnon karena alurnya.

WowKeren - "Hierarchy" sedang menjadi perbincangan hangat di antara para penonton Netflix. Drama ini menggambarkan kehidupan di SMA prestisius Jooshin High School dan menceritakan kisah para elite serta seorang siswa beasiswa yang ingin mengungkap rahasia gelap mereka.

Meski penonton internasional menyukainya, "Hierarchy" menuai pro kontra dari penonton Korea sendiri. Penonton dalam negeri menyukai drama ini sebagai tontonan ringan. Namun, mereka tidak bisa menahan diri untuk mengkritik alurnya yang tidak realistis dan "cringey".

Salah satu masalah utama adalah usia karakter-karakternya. Latar belakang "Hierarchy" adalah di SMA, sehingga tokoh-tokoh utamanya seharusnya lahir pada tahun 2007. Namun, justru ada adegan di mana seorang siswa yang lahir pada tahun 2008 memanggil murid yang lahir setahun lebih awal dengan, "Ja*** yang sangat buruk."

Beberapa penonton juga menghubungkan "Hierarchy" dengan "Boys Over Flowers", sebuah drama yang dikenal dengan penampilan yang "cringey". Seorang penonton menulis, "Setelah dipikir-pikir, ini sungguhan seperti 'Boys Over Flowers'."

\'Hierarchy\' Tuai Pro Kontra Imbas Tidak Realitis Gambarkan Kehidupan Anak SMA di Korea

Source: Naver

Bahkan ada penonton yang berkomentar bahwa alur fanfiksi dari beberapa tahun lalu akan lebih modern dibandingkan dengan "Hierarchy". "NGL, alu fanfic lawas itu pasti lebih kekinian dari cerita di drama ini[sic!]," tulis seorang warganet

Di sisi lain, ada juga yang memberikan dukungan kepada "Hierarchy" karena merasa mereka merindukan jenis drama seperti ini. Seiring dengan perkembangan K-Drama, plot cerita yang mengingatkan pada "The Heirs" dan "Boys Over Flowers" menjadi langka.

"Hierarchy" mungkin memecah pendapat antara penonton, namun itu adalah bagian dari daya tarik drama ini. Walaupun ada kritik tentang ketidakrealistisannya dan betapa "cringey"-nya penampilan karakter-karakternya, tidak bisa dipungkiri bahwa "Hierarchy" telah berhasil menyentuh generasi muda dan membawa mereka ke dunia yang penuh intrik dan rahasia gelap.

Bagi penggemar atau pengkritik, "Hierarchy" menawarkan sesuatu yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebuah drama yang mendorong kita untuk melihat ke dalam dunia yang penuh dengan persaingan, rahasia, dan sedikit sentuhan kekanak-kanakan yang, pada akhirnya, membuat kita terhibur.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait