Renjun NCT Akhirnya Minta Maaf Secara Terbuka ke Pemilik Nomor Dikira Sasaeng
Instagram/yellow_3to3
Selebriti

Setelah diwakili SM Entertainment, Renjun NCT meminta maaf karena telah menyebarkan nomor seseorang yang diduga sebagai sasaeng dan mengalami kerugian karenanya. Renjun juga meminta fans berhenti mengganggu pemilik nomor tersebut.

WowKeren - Renjun NCT akhirnya meminta maaf karena telah mengekspos nomor seseorang yang sempat dikira sebagai sasaeng. Member NCT DREAM juga meminta agar fans tidak lagi menghubungi pemilik nomor (A).

“Saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang terkena dampak kecerobohan saya kemarin,” buka Renjun pada postingan Jumat (21/6/2024).

Selanjutnya, Renjun mengaku tidak bermaksud memberikan pengaruh buruk dengan aksinya. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa tindakannya ceroboh.

“Aku selalu ingin memberikan energi yang baik melalui musik dan penampilanku, tapi saat ini penilaianku sangat kabur dan kupikir aku membuat beberapa pilihan yang buruk,” ungkap Renjun.

Idol kelahiran 2000 itu menyatakan, “Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada siapa pun yang telah terluka atau dirugikan oleh tindakan saya.
Korban menderita akibat kelakuan ceroboh saya. Tolong berhenti menghubungi korban.”

Terakhir, Renjun mengungkap penyesalannya dan berjanji akan lebih hati-hati lagi. Ia belajar untuk tidak terlalu buru-buru dalam mengambil keputusan.

“Saya sangat menyesal dan akan berhati-hati untuk tidak bertindak terburu-buru di masa depan. Saya sekali lagi meminta maaf kepada siapa pun yang mungkin dirugikan oleh tindakan saya,” tandas Renjun.

Sehari sebelumnya, Renjun pernah mengungkapkan nomor telepon seorang yang diduga sasaeng lewat postingan Bubble. Namun, pemilik nomor telepon tersebut kemudian mengungkapkan bahwa mereka bukan sasaeng dan tidak memiliki niat menghubungi Renjun alias hanya salah sambung.

>“Memanggil suatu nomor secara tidak sengaja adalah hal yang salah, tetapi bolehkah membeberkan nomor orang biasa ke publik tanpa memeriksa faktanya? Saya telah menerima banyak pelecehan verbal dan harus mengganti nomor telepon saya semua karena saya melakukan kesalahan dengan menelepon nomor yang salah," ungkapnya.

Kemudian, A juga memposting bukti pergi ke kantor polisi untuk melaporkan insiden ini. “Mungkin kamu bisa mencoba dan memverifikasi dengan bukti bahwa kamu pergi ke kantor polisi. Dengan begitu, akan lebih sedikit orang yang mengkritikmu karena ketidaktahuan,” ujarnya.

Mereka memposting bukti nomor registrasi di kantor polisi pada 20 Juni pukul 4:38 PM KST. A juga mengunggah bukti dirinya melapor polisi berupa tanda terima taksi yang digunakan untuk ke sana.

Setelah adanya laporan polisi, SM menyampaikan permintaan maafnya. Namun, permintaan maaf itu disebut tidak sesuai kenyataan oleh A.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait