Kondisi Mental Mino WINNER Dikuak Kantor Militer di Tengah Tuduhan Dispatch
Instagram/realllllmino
Selebriti

Petugas yang mengawasi Mino bekerja di Pusat Kesejahteraan Masyarakat Mapo dengan tegas membantah klaim Dispacth sebelumnya. Di mana Dispacth menuduh Mino sering membolos saat wamil.

WowKeren - Kantor tempat Mino (Song Min Ho) WINNER (II) menjalankan tugas militernya ikut menanggapi perihal tuduhan yang dilayangkan Dispatch terhadap sang idol. Di tengah kontroversi yang mengatakan bahwa Mino mengabaikan tugasnya selama wamil sebagai pekerja layanan publik, Pusat Kesejahteraan Masyarakat Mapo justru membantah klaim yang dilaporkan sebelumnya.

Pada 17 Desember KST, seorang perwakilan dari fasilitas tersebut menyatakan, "Semuanya telah ditangani sesuai dengan peraturan. Saat ini kami sedang membahas masalah ini secara internal dan akan menyiapkan sikap resmi."

Pengawas fasilitas tersebut, yang disebut sebagai A juga turut memberikan keterangan. Ia membantah semua tuduhan buruk Dispatch terhadap Mino. Pada kesempatan itu, A sekaligus menjelaskan yang sebenarnya terjadi, serta kondisi fisik dan mental Mino kala menjalani tugas militernya.

Kondisi Mental Mino WINNER Dikuak Kantor Militer di Tengah Tuduhan Dispatch

Foto: Fasilitas Layanan Masyarakat Mapo Tempat Mino Bekerja / Sumber: Dispatch

"Tugas Song Min Ho termasuk mengatur tanda terima dan membersihkan ruang GX. Kami cenderung menempatkannya di area yang kurang terlihat untuk mencegah orang datang hanya untuk menemuinya. Dia menghadapi beberapa tantangan fisik dan mental, jadi tidak ada pengabaian tugas," tegas A.


Pengawas tersebut menekankan bahwa ketidakhadiran Mino bukan karena kinerja kerja yang buruk, melainkan tindakan untuk melindunginya dari perhatian yang tidak perlu saat sang idol menjalankan tugasnya. Lebih lanjut, Administrasi Tenaga Kerja Militer juga turun tangan untuk menyelidiki tuduhan terhadap Mino.

Seorang pejabat melaporkan kepada outlet media Sports Seoul dengan menyatakan, "Setelah berita tentang Song Mino dirilis, departemen terkait mulai menyelidiki tuduhan manipulasi kehadiran. Saat ini kami sedang menyelidiki situasi tersebut. Jika laporan yang dirilis pagi ini benar, ia dapat dihukum menurut Undang-Undang Pekerja Layanan Sosial."

Menurut manual manajemen pekerja layanan sosial, 15 hari cuti tahunan diberikan untuk kurang dari satu tahun, 16 hari untuk lebih dari satu tahun, dengan total 31 hari selama masa dinas, bersama dengan 30 hari cuti sakit. Saat menggunakan cuti tahunan, pekerja militer tidak dapat menggunakannya bersamaan dengan cuti sakit, liburan pengganti, dan lain sebagainya. Namun, penggunaan cuti tahunan pada tanggal keluar dapat diputuskan atas kebijakan pekerja sosial. Jika dilanggar, mereka dapat menerima peringatan atau perpanjangan layanan.

Kontroversi ini muncul setelah Dispatch melaporkan bahwa Mino tidak menghadiri tugasnya dengan benar di fasilitas tersebut. Media tersebut mengklaim mereka mengunjungi lokasi tersebut lebih dari sepuluh kali tetapi tidak melihat Mino sekali pun. Mereka selanjutnya menuduh bahwa Mino akan "masuk, merokok, dan menghilang" dan sering kali dimaafkan karena alasan seperti "cuti tahunan," "cuti sakit," atau "rawat inap".

Atas tuduhan ini, YG Entertainment selaku agensi yang menaungi Mino juga sudah memberikan pernyataan. Agensi tersebut membantahnya dengan tegas, "Sulit untuk mengonfirmasi informasi terperinci mengenai tugasnya sebagai artis. Namun, kami ingin memberi tahu Anda bahwa alasan cuti sakitnya adalah perpanjangan dari perawatan yang diterimanya sebelum tugasnya, dan bahwa ia menggunakan semua hari libur lainnya sesuai dengan peraturan."

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait