Charithra Chandran Respon Kritikan Terkait Perannya sebagai Vivi di One Piece
Instagram/Charithra Chandran/Instagram
Selebriti

Charithra Chandran berbagi pengalaman menghadapi kritik atas perannya di One Piece.

WowKeren - Charithra Chandran, aktris yang dikenal lewat serial Bridgerton, baru-baru ini berbicara tentang pengalamannya menghadapi kritik setelah diumumkan bergabung dalam musim kedua serial live-action One Piece yang diproduksi oleh Netflix. Serial ini merupakan adaptasi dari manga terkenal karya Eiichiro Oda yang telah terjual lebih dari 600 juta kopi di seluruh dunia sejak diluncurkan pada tahun 1997.

Dalam musim kedua, Chandran berperan sebagai Nefertari Vivi, seorang pemburu bayaran berambut biru dengan rahasia kelam di masa lalunya. Karakter Vivi sebelumnya dikenal dengan nama samaran Miss Wednesday. Namun, keputusan casting Chandran tidak luput dari kritik, terutama dari sebagian penggemar yang merasa karakter Vivi dalam manga aslinya digambarkan sebagai perempuan berkulit putih, sementara Chandran merupakan aktris keturunan India.

Saat berbicara tentang pengalamannya, Chandran mengaku tidak mengenal dunia One Piece sebelum terpilih menjadi salah satu pemeran. Ia mengekspresikan keterkejutannya dengan mengatakan, “Aku tidak percaya sebelumnya belum pernah benar-benar berinteraksi dengan One Piece, padahal ini sangat besar.”

Setelah pengumuman casting, muncul komentar negatif di media sosial yang mempertanyakan kemampuan Chandran untuk memerankan Vivi. Menanggapi hal tersebut, ia dengan berani membagikan tangkapan layar pesan kebencian yang diterimanya di Instagram, dengan keterangan sarkastik, “Terima kasih banyak atas semua dukungannya.” Ini menunjukkan sikapnya yang tegar meskipun menghadapi kritik tajam.


Chandran juga mencatat bahwa sebagai perempuan berkulit berwarna di industri hiburan, situasi seperti ini bukanlah hal baru baginya. Ia menyatakan, “Sebagai perempuan kulit berwarna di industri ini, sayangnya hal seperti itu masih sering terjadi. Itu tidak dapat diterima, tetapi saya bukan orang pertama yang mengalaminya dan tidak akan menjadi yang terakhir.” Pernyataan ini mencerminkan realitas yang dihadapi oleh banyak aktris yang berasal dari latar belakang berbeda di industri film.

Dukungan untuk Chandran juga mengalir dari rekan-rekan sesama pemain dalam serial tersebut. Salah satunya adalah aktor Rob Colletti, yang berpendapat bahwa kritik terhadap casting Chandran berasal dari “minoritas yang sangat vokal.” Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kritik, banyak juga yang mendukung keberagaman dalam penggambaran karakter di One Piece.

Chandran menambahkan bahwa salah satu daya tarik utama dari One Piece adalah keberagaman karakter dalam ceritanya. Hal ini sejalan dengan visi creator Eiichiro Oda, yang selalu menekankan pentingnya keragaman dalam mengenalkan berbagai karakter kepada penggemar. Dengan keberagaman ini, diharapkan penonton dapat melihat representasi yang lebih luas dalam dunia yang diciptakan oleh Oda.

Dengan semangat yang positif, Chandran berharap agar kehadirannya dalam serial ini dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang merasa terpinggirkan atau kurang terwakili dalam media. Musim kedua dari One Piece dijadwalkan akan meramaikan platform Netflix dengan berbagai kejutan dan cerita yang lebih mendalam mengenai karakter-karakter yang telah dicintai penggemar di seluruh dunia.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!