Setelah 18 tahun menunggu, Paul Thomas Anderson meraih Oscar untuk Best Director di 2026.
- Selasa, 17 Maret 2026 - 04:31 WIB
WowKeren - Paul Thomas Anderson akhirnya berhasil meraih gelar Sutradara Terbaik di ajang Academy Awards 2026. Kemenangan ini menjadi puncak dari penantian panjangnya selama 18 tahun, sejak pertama kali dinominasikan pada tahun 2008 berkat filmnya, There Will Be Blood. Dalam ajang kali ini, ia berhasil membawa pulang piala berkat film terbarunya, One Battle After Another.
Anderson, yang dikenal dengan akronim PTA, telah mendapatkan beberapa nominasi Best Director sebelumnya, termasuk pada tahun 2018 untuk Phantom Thread dan pada tahun 2022 untuk Licorice Pizza. Namun, keberuntungan baru berpihak padanya pada tahun 2026 setelah meraih berbagai penghargaan di ajang lain seperti BAFTA, Golden Globe Awards, dan Directors Guild of America Awards.
Dalam acara penganugerahan Oscar 2026, Anderson berhasil mengalahkan sejumlah sutradara ternama lainnya yang juga dinominasikan, di antaranya Chloé Zhao untuk film Hamnet, Josh Safdie untuk Marty Supreme, Ryan Coogler untuk Sinners, dan Joachim Trier untuk Sentimental Value. Dalam sambutan penerimaannya, Anderson mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukungnya.
"Terima kasih banyak sekali," ungkap Anderson di hadapan audiens yang memberikan standing ovation. "Kalian membuat orang bekerja keras untuk mendapatkan penghargaan ini. Saya sangat menghargainya." Ia juga menyampaikan rasa syukur kepada Academy atas pengakuan terhadap karyanya dan mengungkapkan kebahagiaan untuk berbagi momen ini dengan teman-teman sekelasnya yang juga berbakat.
Anderson melanjutkan, "Saya ingin berterima kasih kepada Academy karena menganggap karya saya layak mendapatkan penghargaan tertinggi ini. Dan teman-teman sekelas saya: Chloé, Ryan, Joachim, dan Josh, saya tidak bisa meminta kelas yang lebih baik. Suatu kehormatan untuk dianggap sebagai bagian dari kalian." Ia juga menambahkan, "Akan selalu ada keraguan di hati bahwa saya pantas mendapatkannya, tetapi tidak ada keraguan tentang kesenangan yang saya rasakan."
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kepercayaan dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya. "Saya di sini karena kepercayaan orang-orang kepada saya yang memberi saya kepercayaan dan waktu mereka, dan bagian terbaik dari berada di kru film adalah bersama orang-orang. Kita saling membutuhkan," ujarnya dengan penuh haru.
Selain meraih piala Best Director, Paul Thomas Anderson juga mencatatkan prestasi baru dalam kariernya dengan memenangkan Oscar pertamanya untuk kategori Best Adapted Screenplay melalui film One Battle After Another. Sejak memulai kariernya di dunia perfilman pada tahun 1988, Anderson sering dianggap sebagai salah satu pembuat film terkemuka di generasinya.
Anderson dikenal dengan film-filmnya yang sering mengeksplorasi tema-tema psikologis, keluarga disfungsional, keterasingan, dan penebusan. Gaya visualnya yang berani, ditandai dengan penggunaan kamera yang terus bergerak dan pengambilan gambar panjang, telah menjadi ciri khas dalam setiap karyanya. Ia juga merupakan satu-satunya sutradara yang telah memenangkan penghargaan Best Director di Cannes Film Festival, Silver Lion di Venice Film Festival, serta Silver dan Golden Bear di Berlin Film Festival.
Kemenangan Paul Thomas Anderson di Oscar 2026 tidak hanya mencerminkan dedikasinya sebagai sutradara, tetapi juga menghargai kontribusinya yang luar biasa dalam dunia perfilman. Dengan pencapaian ini, banyak penggemar dan kritikus yang berharap Anderson akan terus menghadirkan karya-karya yang menginspirasi di masa depan.
(wk/timw)