Pertemuan antara Denada dan putranya, Ressa, dijadwalkan pada 19 Maret 2026. Momen ini diharapkan jadi langkah awal penyelesaian konflik panjang mereka.
- Kamis, 19 Maret 2026 - 14:01 WIB
WowKeren - Penyanyi Denada Tambunan dan putranya, Ressa Rizky Rossano, akhirnya akan bertemu muka. Pertemuan yang sangat dinantikan publik itu dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026. Momen ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menyelesaikan konflik dan polemik panjang yang selama ini mencuat ke permukaan.
Kuasa hukum Ressa, Andika Meigista, mengungkapkan harapan agar pertemuan tersebut bisa segera terlaksana dan memberikan kejelasan bagi kedua belah pihak. "Informasinya akan bertemu dengan Mbak Denada. Semoga bisa segera terlaksana dan semuanya menjadi jelas," ujar Andika, dikutip dari kanal YouTube CumiCumi, Rabu (18/3/2026). Ia menambahkan bahwa pertemuan ini diharapkan menjadi jalan damai sekaligus membuka komunikasi langsung antara ibu dan anak yang selama ini terpisah oleh polemik panjang.
Pertemuan ini menjadi titik terang setelah rentetan konflik yang berujung pada jalur hukum. Kasus ini bermula dari pengakuan Ressa yang menyebut dirinya sebagai anak kandung Denada, sebuah pernyataan yang sempat menghebohkan publik. Persoalan kemudian berlanjut dengan Ressa yang mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025 untuk mendapatkan pengakuan resmi sekaligus menuntut biaya hidup sebesar Rp 7 miliar.
Setelah sempat memilih bungkam, Denada akhirnya mengakui hubungan darah dengan Ressa pada Februari 2026. Pengakuan tersebut menjadi titik balik penting dalam konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Sebelumnya, Denada juga telah angkat bicara membantah tudingan penelantaran anak yang dilayangkan Ressa.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Feni Rose Official, Denada menegaskan tidak pernah mengabaikan tanggung jawab sebagai ibu. Ia mengaku rutin memberikan dukungan finansial untuk kebutuhan Ressa. "Uang untuk Mama itu ibadah aku. Uang untuk Ressa itu tanggung jawab aku. Jadi kalau Mama ada uang lebih, ditabung saja. Aku tetap akan kirim walaupun jumlahnya tidak tentu," ujar Denada.
Kini, publik menantikan hasil dari pertemuan yang dijadwalkan dalam waktu dekat tersebut. Pertemuan antara Denada dan Ressa ini tidak hanya dinanti untuk rekonsiliasi personal, tetapi juga akan mempengaruhi perkembangan proses hukum yang masih berjalan. Semua pihak berharap momen ini dapat menjadi awal dari penyelesaian yang damai dan memberikan kejelasan bagi keluarga yang telah lama terlibat dalam polemik ini.
(wk/timw)