Denada Menangis Ceritakan Alasan Titipkan Ressa ke Kerabat
Instagram/Denada Tambunan/Instagram
Selebriti

Denada mengungkapkan alasan menitipkan Ressa ke kerabat dalam wawancara emosional.

WowKeren - Penyanyi Denada Tambunan baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik keputusannya menitipkan putrinya, Ressa Rizky Rossano, kepada kerabat. Dalam wawancara yang disiarkan di kanal YouTube Feni Rose, Denada menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan harapan Ressa dapat tumbuh dalam lingkungan keluarga yang utuh.

Denada menjelaskan, "Bayangan aku pada saat itu, Ressa akan berada bersama keluarga dekat, di mana Om Dino dan Tante Ratih memang sudah lama sekali menginginkan anak laki-laki. Aku pikir itu sempurna, karena Ressa akan tumbuh dengan sosok bapak dan ibu," ujarnya. Ia berharap dengan demikian, Ressa dapat mengalami kehidupan keluarga yang lebih baik.

Dalam penjelasannya, Denada juga mempertimbangkan faktor sosial yang berpotensi mempengaruhi Ressa. Ia mengutarakan kekhawatirannya bahwa anaknya akan mendapatkan stigma karena tidak memiliki sosok ayah. "Dia tidak akan dibully karena tidak punya bapak," katanya, menekankan bahwa keputusan tersebut diambil dengan penuh pertimbangan.


Di sisi lain, Denada merasa perlu menanggapi tuduhan bahwa ia telah menelantarkan anaknya. Ia menegaskan, "Ressa itu bukan kesalahan, Ressa itu tidak dibuang. Aku tidak pernah membuang dia. Aku jaga dia, aku pertahankan dia, dan aku lahirkan dia." Pernyataan ini menunjukkan komitmennya sebagai seorang ibu meski saat itu ia mengambil keputusan yang sulit.

Namun, Denada tidak dapat menahan rasa penyesalan atas keputusan tersebut. Ia mengakui bahwa jika ada kesempatan untuk memutar waktu, ia akan memilih untuk merawat Ressa sendiri. "Kalau aku bisa memutar waktu, seharusnya dulu dia sama aku saja," tuturnya. Perasaan ini juga diungkapkan dalam percakapan dengan ibunya, di mana ia mengungkapkan penyesalan yang mendalam.

Isu mengenai status hubungan Denada dan Ressa memang telah menjadi perhatian publik sejak lama. Ressa sebelumnya mengaku sebagai anak kandung Denada, meskipun saat itu belum ada konfirmasi resmi dari Denada. Hal ini kemudian berlanjut ke ranah hukum ketika Ressa mengajukan gugatan untuk mendapatkan pengakuan resmi atas statusnya sebagai anak.

Kisah ini menunjukkan betapa kompleksnya hubungan antara seorang ibu dan anak, terutama dalam situasi yang penuh tekanan seperti yang dialami Denada. Dengan pengakuan dan penjelasannya, diharapkan publik dapat lebih memahami latar belakang keputusan yang diambilnya dan dampak dari keputusan tersebut terhadap kehidupan Ressa.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait