Kim Seon-ho lebih memilih bersantai di rumah saat libur akting. Simak pengakuannya!
- Jumat, 03 April 2026 - 07:04 WIB
WowKeren - Kemarin, Kim Seon-ho mengungkapkan bahwa saat libur dari dunia akting, ia lebih suka menghabiskan waktu dengan rebahan seharian. Dalam wawancara yang diterbitkan oleh Harper's Bazaar, aktor populer ini berbagi kebiasaannya saat tidak bekerja, yang mungkin mengejutkan banyak penggemar.
"Di hari libur, saya berbaring sepuasnya," ungkap Kim Seon-ho. Ia menambahkan, ketika ditanya mengenai aktivitasnya selama libur, ia hanya mengirimkan foto langit-langit kamarnya dari berbagai sudut. Ini menunjukkan betapa nyamannya ia menghabiskan waktu sendirian di rumah.
Setelah menjalani jadwal yang padat dengan syuting, latihan teater, dan promosi, ia hanya mendapatkan satu atau dua hari istirahat. Oleh karena itu, saat libur tiba, ia memilih untuk menikmati waktu sendiri dengan berbaring dan memesan makanan antar.
Wawancara ini menjadi momen spesial bagi Kim Seon-ho, karena ini adalah pertama kalinya ia berbicara terbuka setelah terlibat dalam beberapa kontroversi. Salah satu isu yang menerpa dirinya adalah tuduhan penggelapan pajak pada awal tahun 2026, di mana ia dituduh menghindari pajak melalui pendirian perusahaan fiktif.
Menanggapi tuduhan tersebut, agensinya, Fantagio, mengklarifikasi bahwa Kim mendirikan perusahaan itu pada Januari 2024 dengan tujuan untuk berakting dan memproduksi teater. Agensi menambahkan bahwa Kim Seon-ho segera mengajukan proses penutupan perusahaan begitu mengetahui bahwa keberadaannya dapat menimbulkan kesalahpahaman. Diketahui, perusahaan itu sudah tidak beroperasi selama setahun terakhir.
Di tengah berbagai isu yang melanda, Kim Seon-ho tetap aktif dalam dunia hiburan. Ia terlibat dalam sejumlah proyek, termasuk drama berjudul 'Can This Love Be Translated?', berbagai pertunjukan teater, serta beberapa film. Dalam wawancara tersebut, ia juga ditanya tentang peran yang ingin ia coba di masa depan.
Kim Seon-ho menyatakan keinginannya untuk berperan dalam cerita yang lebih realistis dan menggambarkan kehidupan sehari-hari. "Saya ingin memainkan peran sebagai warga biasa di lingkungan yang ramai - hanya satu episode dalam cerita tentang kehidupan sehari-hari," tuturnya. Harapannya, peran semacam itu dapat memberikan nuansa yang lebih dekat dengan kehidupan nyata kepada penonton.
(wk/timw)