LAFC meraih kemenangan 3-0 atas Cruz Azul, berkat gol Son Heung Min yang memukau.
- Kamis, 09 April 2026 - 09:15 WIB
WowKeren - Pada 8 April 2026, LAFC berhasil mengalahkan Cruz Azul dengan skor 3-0 dalam pertandingan perempat final pertama CONCACAF Champions Cup yang berlangsung di BMO Stadium, Los Angeles. Son Heung Min, yang menjadi pahlawan tim, akhirnya memecah kebuntuan setelah 12 pertandingan tanpa mencetak gol.
Gol pertama Son Heung Min terjadi pada menit ke-30, ketika LAFC melancarkan serangan cepat. Setelah merebut bola di dekat garis tengah, bola dialirkan ke arah Shuaniere di sisi kanan, yang segera mengirimkan umpan silang rendah. Son Heung Min yang tidak menyia-nyiakan kesempatan itu melakukan sliding shoot dan berhasil mencetak gol, mengakhiri penantian panjangnya untuk mencetak gol.
Setelah gol tersebut, LAFC tidak berhenti menekan. Pada menit ke-39, Martinez mencetak gol kedua untuk LAFC, dan pada menit ke-58, Martinez kembali mencetak gol, memastikan kemenangan yang meyakinkan dan menghancurkan semangat Cruz Azul.
Yang lebih menarik adalah kembalinya insting mencetak gol Son Heung Min. Setelah terpuruk tanpa gol sejak pertandingan melawan Real Espana pada bulan Februari, ia berhasil mencatatkan dua penampilan gemilang berturut-turut dengan gol dan assist. Ia sebelumnya juga mencatatkan empat assist dalam satu pertandingan, menunjukkan bahwa ia telah sepenuhnya bangkit kembali.
Usai pertandingan, pelatih Cruz Azul, Nicolas Larcamon, mengakui keunggulan LAFC dan mengakui peran penting Son Heung Min dalam permainan. Ia mengatakan, "Tidak hanya para pemain sayap, tetapi hari ini Son Heung Min yang bermain di tengah juga memainkan peran yang sangat penting. Kami sangat kecewa karena tidak mampu mengatasi transisi pertahanan yang cepat dari mereka. Kami telah merencanakan untuk tidak memberikan ruang, tetapi itu tidak berhasil. Mereka adalah tim yang sangat baik dalam memanfaatkan situasi tersebut, baik secara defensif maupun ofensif."
Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi Cruz Azul dalam 38 pertandingan terakhir di mana mereka tidak kebobolan lebih dari tiga gol. Sebelumnya, mereka berhasil menjaga pertahanan yang solid. Namun, LAFC berhasil memecah rekor tersebut dan menunjukkan kualitas permainan mereka.
Larcamon menambahkan, "Masalah terbesar kami adalah tidak dapat menangani transisi pertahanan dengan baik. Kami tahu harus memiliki struktur pertahanan yang lebih efisien melawan pemain-pemain berbahaya. Meskipun kami mendominasi penguasaan bola di 25 menit awal, hal itu justru membuat kami bingung. Akhirnya, kami memberikan ruang kepada mereka dan tim yang sangat baik dalam memanfaatkan situasi seperti itu berhasil mengalahkan kami."
Kemenangan ini memberikan semangat baru bagi LAFC dalam perjalanan mereka di CONCACAF Champions Cup, dan Son Heung Min telah membuktikan bahwa ia adalah pemain kunci yang dapat diandalkan oleh timnya.
(wk/timw)