Petisi publik mendesak peninjauan posisi Cha Eun-woo di band militer Korea Selatan.
- Jumat, 10 April 2026 - 16:04 WIB
WowKeren - Cha Eun-woo, bintang populer asal Korea Selatan, kini kembali menjadi sorotan setelah ada petisi publik yang meminta Kementerian Pertahanan Nasional untuk meninjau ulang posisinya di band militer. Petisi ini muncul setelah Cha Eun-woo melunasi denda pajak yang dituduhkan kepadanya, yang sebelumnya memicu kontroversi.
Pemohon yang mengajukan petisi tersebut, yang diidentifikasi dengan inisial A, telah resmi melaporkan aduan ini ke kementerian pada Kamis, 9 April 2026. Aduan ini menuntut evaluasi ulang terhadap kelayakan Cha Eun-woo di unit band militer yang sering berinteraksi dengan publik.
Cha Eun-woo, yang dikenal melalui perannya dalam serial True Beauty, sebelumnya telah memberikan permohonan maaf dan mengakui kesalahan terkait dugaan penggelapan pajak. Dia berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh atas masalah administratif yang dihadapinya. "Sebagai seseorang yang telah menerima banyak cinta dan dukungan, saya sangat serius menghadapi masalah ini," ujar Cha Eun-woo. "Jika ada hal yang tidak saya periksa secara menyeluruh, maka tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya. Saya tidak akan menghindar dengan mengatakan bahwa saya tidak tahu atau itu adalah penilaian orang lain."
Meskipun Cha Eun-woo telah meminta maaf dan melunasi kewajibannya, pemohon A menilai bahwa keberadaan artis ini di band militer dapat merusak citra institusi tersebut. Dalam aduannya, dia menyatakan bahwa posisi prajurit yang sering terekspos ke publik harus dievaluasi ulang, mengingat dampak terhadap kepercayaan publik, simbolisme, dan moral militer.
Pemohon tersebut menegaskan, "Prajurit yang bertugas dalam peran representatif dan sering terekspos ke publik seharusnya ditinjau ulang penugasannya, dengan mempertimbangkan dampak terhadap kepercayaan publik, simbolisme, dan moral militer." Dia juga menambahkan bahwa mempertahankan posisi Cha Eun-woo tanpa evaluasi dapat memicu perasaan ketidakadilan di kalangan prajurit lainnya dan merusak kredibilitas disiplin militer.
Ini bukan kali pertama Cha Eun-woo menghadapi tuntutan serupa. Pada Januari lalu, saat isu ketidakteraturan pajak pertama kali mencuat, pemohon yang sama juga telah mengajukan keluhan. Namun, pada saat itu Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa belum ada pembahasan mengenai perubahan penugasan dan menekankan bahwa penempatan prajurit adalah hak prerogatif komando yang diatur berdasarkan regulasi.
Petisi ini muncul sehari setelah Cha Eun-woo mengonfirmasi pelunasan pajak tambahan sebesar 13 miliar won. Sebelumnya, ia dilaporkan menerima tagihan pajak lebih dari 20 miliar won setelah audit intensif oleh Kantor Pajak Regional Seoul. Namun, angka tersebut mengalami penyesuaian dalam prosesnya, sehingga jumlah akhir yang dibayarkan kepada Layanan Pajak Nasional adalah 13 miliar won, bukan 20 miliar won yang sempat beredar luas sebagai estimasi.
Cha Eun-woo sendiri telah menjalani masa wajib militernya sejak Juli tahun lalu dan dijadwalkan akan bebas tugas pada 27 Januari 2027. Hingga saat ini, pihak agensi maupun otoritas militer belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan terkait petisi terbaru ini.
(wk/timw)