Ananta Rispo menjadi korban pencurian helm yang viral, namun memilih damai dengan pelaku.
- Sabtu, 11 April 2026 - 12:03 WIB
WowKeren - Komika Ananta Rispo mengalami insiden pencurian helm yang viral di media sosial setelah aksinya terekam kamera pengawas. Kejadian ini berlangsung di Karawaci, Kota Tangerang pada Kamis, 9 April 2026, ketika Ananta memarkirkan kendaraannya di sebuah ruko di Jalan Raya Merdeka.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria mendekati motor Ananta dan mengambil helm yang terletak di stang sepeda motor. Meskipun area parkir tersebut ramai, pelaku bertindak dengan tenang dan segera meninggalkan lokasi setelah mencuri helm tersebut.
Setelah insiden tersebut, Ananta Rispo membagikan video perjalanannya pulang tanpa helm di media sosial. Video ini dengan cepat menarik perhatian publik dan menjadi viral. Tak lama setelah kejadian, pihak kepolisian dari Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Jatiuwung.
Pelaku, yang dikenal dengan nama Gusti Randi, sempat mencoba menjual helm hasil curiannya melalui grup jual beli di Facebook. Namun, ia segera menghapus unggahan tersebut setelah menimbulkan kecurigaan.
Setelah ditangkap, Ananta dan Gusti dipertemukan oleh pihak kepolisian. Pada Jumat, 10 April 2026, Ananta memutuskan untuk tidak melanjutkan laporan dan memilih untuk memaafkan Gusti dengan berbagai pertimbangan. Dalam pernyataannya, Ananta mengungkapkan, 'Saya berterima kasih kepada Pak Polisi, intinya saya sudah ketemu sama pelakunya dan karena berbagai pertimbangan saya sudah mencabut laporan dan pelaku bisa bebas tidak ditahan.'
Gusti Randi, selaku pelaku, juga menyampaikan permintaan maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Ia menyatakan, 'Saya yang bersangkutan pencuri helm Pak Rispo, saya berterima kasih karena Pak Rispo tidak melanjutkan kasus pencurian helm ini saya dengan ikhlas hati meminta maaf kepada Pak Rispo.'
Setelah kesepakatan damai antara kedua belah pihak tercapai, pihak kepolisian memutuskan untuk membebaskan Gusti, dengan syarat dia tidak akan mengulangi tindakannya di masa depan. Insiden ini menjadi pelajaran bagi banyak orang tentang pentingnya kesadaran akan keamanan barang pribadi dan dampak dari tindakan kriminal.
(wk/timw)