Jennie BLACKPINK menghadapi backlash setelah mempromosikan produk kontroversial.
- Rabu, 01 Juli 2026 - 16:34 WIB
WowKeren - Jennie Kim dari BLACKPINK baru-baru ini mendapat kritik keras setelah sebuah postingan Instagram lamanya yang mempromosikan kacamata Meta dianggap berbahaya bagi perempuan. Meskipun postingan tersebut sudah lama, kritik terhadap Jennie kembali muncul, terutama terkait pelanggaran privasi yang dituduhkan kepada produk tersebut, mengingat sejarah masalah molka (kamera tersembunyi) di Korea Selatan.
Beberapa pengguna media sosial mengekspresikan kemarahan mereka terhadap Jennie karena mengiklankan produk yang dianggap sebagai "pelanggaran privasi". Dalam salah satu tweet, seorang pengguna menulis, "Bayangkan dengan bangga mempromosikan sesuatu yang tampak seperti pelanggaran privasi yang akan terjadi." Komentar tersebut mencerminkan kekhawatiran banyak orang mengenai dampak dari produk yang memfasilitasi pengambilan gambar tanpa sepengetahuan orang lain.
Kontroversi ini semakin memanas ketika netizen mengaitkan promosi Jennie dengan gerakan feminis, di mana mereka mempertanyakan keabsahan klaimnya sebagai seorang feminis sambil mendukung kacamata yang memungkinkan tindakan predatori. "Bagaimana kamu, sebagai seorang wanita, mempromosikan kacamata Meta yang memungkinkan predator merekam dan mengganggu perempuan tanpa izin?" tulis seorang pengguna lain.
Para penggemar dan netizen pun terpecah, dengan beberapa mendukung Jennie dan lainnya mengecamnya. Seorang penggemar menyebutkan, "Mendukung kacamata AI dengan kamera tersembunyi di saat perempuan di Korea sedang berjuang melawan epidemi molka adalah hal yang sangat tidak masuk akal." Kritik ini menunjukkan ketidakpuasan publik terhadap tindakan selebriti yang dianggap tidak peka terhadap isu-isu sosial yang dihadapi perempuan di Korea.
Berita mengenai kritik ini juga telah menyebar luas di media sosial, dengan berbagai komentar yang menyoroti kontradiksi antara citra Jennie sebagai seorang feminis dan promosi produk yang berpotensi merugikan perempuan. "Feminisme merek..." tulis seorang penggemar yang memberikan komentar sarkastis tentang situasi ini.
Dalam konteks ini, banyak yang berharap agar para idol K-Pop lebih berhati-hati dalam memilih produk yang mereka promosikan, terutama yang berhubungan dengan isu-isu sensitif seperti privasi dan keselamatan perempuan. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan masalah ini, para penggemar pun berharap agar idol mereka dapat menjadi teladan yang lebih baik dalam menyampaikan pesan positif.
Berikut video yang diunggah terkait kontroversi ini...
Dengan meningkatnya respons negatif, publik tentunya menantikan langkah Jennie selanjutnya. Apakah dia akan mengeluarkan pernyataan resmi atau justru tetap diam menghadapi hujatan ini? Waktu akan menjawab, namun satu hal yang pasti, isu-isu yang berkaitan dengan keamanan dan privasi akan terus menjadi perhatian utama di kalangan masyarakat, terutama perempuan.
(wk/timw)