Sarwendah klarifikasi isu laporan Betrand Peto terkait dugaan pencemaran nama baik.
- Rabu, 15 Juli 2026 - 13:04 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Sarwendah mengeluarkan klarifikasi mengenai dugaan laporan terhadap putra angkatnya, Betrand Peto, terkait dengan isu pencemaran nama baik. Melalui kuasa hukumnya, Korbinianus Molmen Nomer, dia menegaskan bahwa Sarwendah tidak berniat mempolisikan Betrand. Kedua pihak tetap memiliki hubungan yang erat layaknya seorang ibu dan anak.
Isu ini muncul setelah Sarwendah melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polres Metro Jakarta Selatan karena dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Meskipun banyak spekulasi yang berkembang, kuasa hukum Sarwendah memastikan bahwa Betrand bukanlah bagian dari laporan tersebut. "Setahu saya, Ibu S (Sarwendah) tidak sejahat itu ya. Bagaimanapun, Betrand itu anaknya. Dia masih menganggap itu sebagai anaknya. Jangankan untuk melaporkan, memikirkan untuk melaporkan saja tidak ada dalam pikirannya. Dipastikan tidak ada laporan atas nama Betrand," ujar Korbinianus, dikutip dari Youtube Cumicumi.
Di sisi lain, kunjungan kuasa hukum Sarwendah ke Polres Jakarta Selatan adalah untuk mendampingi proses pemeriksaan saksi terkait laporan pencemaran nama baik yang diajukan. Salah satu saksi yang diperiksa adalah Nigel Havidhan Dja'far, seorang karyawan yang dekat dengan Sarwendah. Dia mengungkapkan bahwa dirinya hadir untuk memenuhi panggilan sebagai saksi dalam kasus ini dan menyatakan, "Hari ini saya memenuhi panggilan untuk menjadi saksi dari kelanjutan laporan yang sudah dibuat. Dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Tadi ada sekitar 27 pertanyaan dari penyidik."
Nigel juga mengungkapkan bahwa kondisi mental Sarwendah terganggu akibat isu-isu negatif yang beredar di media sosial. Dia menambahkan bahwa Sarwendah kini harus berkonsultasi dengan profesional untuk menjaga kesehatan mentalnya. "Saat ini kondisi Ibu Sarwendah secara mental mungkin lagi down-down-nya, lagi sering ke psikolog dan psikiater juga. Sebagai tim, kita tetap solid, cuma memang kasihan melihat bos kita diperlakukan seperti itu," tambah Nigel.
Berikut video yang diunggah terkait klarifikasi ini:
Dalam situasi yang penuh tekanan ini, dukungan dari tim dan orang terdekat sangat penting bagi Sarwendah. Meskipun menghadapi tantangan yang berat, Sarwendah tetap berusaha untuk menjaga kesehatan mentalnya dan melanjutkan kehidupannya dengan dukungan dari keluarga dan sahabat.
(wk/timw)