Di acara BAFTA itu, pemeran Molly Weasley di serial film "Harry Potter", Julie Walters, memberikan bocoran bahwa ia telah membunuh Bellatrix dengan tongkat sihirnya.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 Juni 2010 - 11:05 WIB
WowKeren - Kiprah Simon Cowell di dunia pertelevisian mendapat pengakuan. Seperti dikutip dari BBC, mantan juri "American Idol" tersebut berhasil membawa pulang dua penghargaan khusus British Academy of Film and Television Arts (BAFTA) yang digelar di London, hari Minggu 6 Juni. Simon berhasil meraih penghargaan untuk kategori Outstanding Contribution dan Development of New Talent.
"Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya, saya tidak menduganya. Saya terkejut, saya telah melakukan hal yang saya pikir tak kan mampu saya lakukan, tetapi saya berhasil karena saya memiliki orang-orang paling berbakat di acara itu," tutur Simon dalam pidatonya. "Ini semua berkat mereka dan seharusnya merekalah yang lebih pantas menerima penghargaan ini daripada saya. Oleh karena itu, saya akan membaginya."
Sore itu, Simon pun kembali naik ke atas panggung setelah acara ajang pencarian bakat kreasinya, "Britain's Got Talent" meraih penghargaan untuk kategori Best Entertainment Programme. Selain Simon, pemeran Molly Weasley di film "Harry Potter and the Half-Blood Prince", Julie Walters, juga menambah koleksi BAFTA-nya dengan meraih penghargaan di kategori Best Actress.
Julie berhasil menyabet penghargaan tersebut berkat aktingnya sebagai politikus Mo Mowlam di film biopic televisi Channel 4, "Mo". Aktris berusia 60 tahun tersebut kemudian memberikan penghormatan pada lawan mainnya di serial film "Harry Potter" dengan mengatakan, "pada Helena Bonham Carter (pemeran Bellatrix Lestrange) yang tentu saja saya bunuh beberapa minggu lalu dengan tongkat sihir saya".
Simon dikenal sejak ia menjadi juri "American Idol". Januari lalu, Simon mengumumkan kalau ia akan hengkang dari acara ajang pencarian bakat tersebut setelah season sembilan berakhir tanggal 26 Mei. Hal ini dilakukannya karena ia ingin berkonsentrasi untuk menggarap "The X Factor" versi Amerika Serikat. Baru-baru ini, Simon mengungkapkan kalau tahun depan ia berencana mewujudkan mimpinya dengan membuat acara reality show terbesar di dunia, "World's Got Talent".
(wk/)