Merasa Trauma, John Travolta Batalkan Kasus Pemerasan di Bahama
Selebriti

John dan keluarganya tak ingin terlibat dalam sidang yang justru mengingatkan mereka akan kematian putra sulung Jett pada Januari 2009 lalu.

WowKeren - Kasus pemerasan yang menimpa John Travolta sekitar 2009 silam kini telah dibatalkan. Seperti dikutip dari E! Online, pada Senin 6 September, hakim di pengadilan Bahama telah membatalkan sidang gugatan pemerasan yang melibatkan mantan senator Bahama Pleasant Bridgewater dan pengemudi ambulan Tarino Lightbourne.

Pembatalan kasus tersebut dikarenakan John tak ingin lagi melanjutkan kasus pemerasan yang berkaitan dengan kematian putra sulung John dan Kelly Preston, Jett. Dalam pernyataannya, John mengaku ia dan keluarganya merasa trauma karena keberadaan sidang kasus itu justru semakin mengingatkan mereka pada Jett. John dan keluarganya memilih bersikap ikhlas dan merelakan semua hal yang sudah terjadi.


Kasus pemerasan ini bermula dari sebuah dokumen yang ditandatangani oleh John. Dokumen tersebut menyebutkan jika John menolak untuk membawa putranya ke rumah sakit setelah Jett ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandinya sekitar Januari 2009. Semula John menolak karena ia ingin segera membawa putranya ke bandara untuk mendapatkan perawatan medis di Florida. Namun, pada akhirnya John menemani Jett ke rumah sakit lokal di kepulauan Bahama tersebut.

Menurut keterangan John, Tarino mengancam akan membocorkan dokumen tersebut jika John tidak bersedia membayar. Tentu saja dokumen tersebut secara implisit akan menunjukkan kalau John memiliki andil atas kematian anaknya. Meskipun demikian, John mengaku jika ia tidak pernah dihubungi ataupun diancam secara langsung oleh Tarino maupun Pleasant. Ia lalu menjelaskan kalau ancaman yang disertai dengan permintaan uang sebesar 25 juta dolar tersebut selalu disampaikan melalui para penjaga dan pengacaranya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait