Video musik Rihanna tersebut dianggap menjiplak karya fotografer David LaCapelle.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 Februari 2011 - 10:35 WIB
WowKeren - Saat video musik terbaru Rihanna, "S&M", dirilis awal bulan Februari, video tersebut segera menjadi bahan perbincangan. Namun tak hanya dikagumi, video single yang ada dalam album "Loud" (2010) itu juga dilarang beredar di 11 negara karena dinilai terlalu vulgar. Kini video tersebut kembali mendapat cacatan negatif.
Seorang fotografer majalah Rolling Stone, GQ dan Vanity Fair, David LaChapelle, mengungkapkan pada publik, Minggu, 14 Februari, bahwa klip "S&M" pada hakekatnya sama dengan karyanya. Sebagaimana dilansir Reuters, David mengatakan bahwa ada delapan gambar dalam video itu yang meniru karyanya. Selain itu, konsep keseluruhan pun sama. Oleh karena itu David menuntut ganti rugi, namun besarnya ganti rugi tersebut belum ia tentukan. Terkait hal ini, jubir penyanyi berusia 22 tahun ini belum mau berkomentar.
Video "S&M" disutradarai oleh Melina Matsoukas yang sebelumnya juga pernah menghadapi tuduhan plagiat atas video Rihanna, "Rude Boy" tahun lalu. Tuduhan itu didapat Melina dari Diplo karena video tersebut mirip dengan video "Boyz" milik penyanyi hip-hop alternatif asal Inggris, M.I.A., yang digarap sutradara berusia 32 tahun itu.
(wk/)