Irving Azoff, seorang promotor musik, justru mengungkapkan fakta yang sebenarnya bahwa 64 persen tiket konser Rihanna di Eropa telah terjual habis.
- Tim WowKeren
- Senin, 28 Maret 2011 - 15:11 WIB
WowKeren - Sebelumnya, konser Rihanna yang bertajuk "Last Girl on Earth" (2010) sempat dikabarkan terancam berantakan karena rendahnya jumlah penjualan tiket pertunjukan tersebut. Berita yang disampaikan oleh seorang sumber di harian New York Post itu akhirnya menuai kecaman dari pihak manajemen Rihanna.
Dengan tegas, Irving Azoff (seorang promotor musik), membantah pernyataan seseorang di harian tersebut yang mengatakan bahwa Rihanna sedang berjuang keras untuk menjual tiket konsernya. Irving justru mempertanyakan kebenaran berita yang dibuat oleh media itu, karena pada faktanya tiket konser Rihanna justru laris manis di O2 Arena, London.
"Sebanyak 56 tiket konser Rihanna di Eropa termasuk 9 O2 Arena terjual habis," tulis Irving dalam e-mailnya yang ditujukan kepada seorang analisis musik, Bob Lefsetz, sebagaimana dikutip All Voices. "64 persen dari tiket konser Rihanna telah terjual. Konsernya di Boston akan digelar 4 bulan lagi dan 90 persen dari seluruh jumlah kursi akan terjual untuk pertunjukan tersebut."
Hal ini tentu sangat bertentangan dengan berita sebelumnya yang menyebutkan bahwa pihak manajemen hanya berhasil menjual 3.700 tiket untuk konser Rihanna di Boston. Sehingga, atas kejadian itu mereka mengalami kerugian sebesar 500.000 dollar.
Dalam kesempatan ini, Irving mengatakan bahwa berita yang ditulis oleh New York Post itu sangat tidak akurat. Informasi tentang kerugian yang dialami oleh pihak manajemen juga merupakan sebuah kesalahan yang besar.
(wk/)