Lirik "Pierrot" dianggap menyindir CEO SM Entertainment, Lee Soo Man dan berisi kebencian terhadap seseorang.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 September 2011 - 13:43 WIB
WowKeren - Saat ini JYJ tengah menikmati popularitas album "In Heaven" yang baru dirilis 27 September lalu. Namun kebahagiaan itu sedikit terusik dengan sikap KBS yang melarang lagu "Pierrot" diperdengarkan di stasiun TV mereka.
Rabu, 28 September, KBS menulis review tentang "Pierrot". Mendapati ada lirik yang dinilai tidak pantas untuk disiarkan, KBS kemudian mencekalnya. Lirik yang dimaksud berisi kata 'PSM' yang merupakan singkatan dari 'Presiden Lee Soo Man' (CEO SM Entertainment), serta liriknya yang dinilai penuh kebencian pribadi kepada seseorang. Penilaian KBS itu jelas mengejutkan JYJ dan agensi mereka. Mereka membantah lirik itu dipakai untuk menyindir seseorang.
"Ini adalah hasil tinjauan yang tidak adil. KBS sewenang-wenang dalam menafsirkannya, bahkan tidak mengambil langkah untuk mengkonfirmasi penafsiran mereka lebih dulu," kata perwakilan C-Jes. "Mereka bahkan tidak pernah bertanya apakah lirik itu adalah serangan pribadi kepada individu tertentu atau tidak. Tidak ada upaya apapun dalam mencoba untuk memahami maksud sang komposer."
KBS menafsirkan lirik itu sebagai ekspresi dari konflik antara JYJ dan SM Entertainment. Sebaliknya, stasiun TV SBS dan MBC mengambil langkah yang berbeda dengan KBS. Mereka memutuskan bahwa lagu itu bisa disiarkan di stasiun TV mereka.
Masalah ini menarik perhatian salah satu personil JYJ, Hero Jaejoong. Dia menulis di akun Twitter-nya, "Setiap orang punya kebebasan untuk berimajinasi. Saya ingin tahu seperti apa imajinasi orang tentang hal ini, dan apa hasilnya yang akan keluar. Boss Fighting! Album fighting!".
(wk/)