"Kami baca dulu suratnya dengan teliti dan kami akan mengupayakan agar Irfan tetap bisa main di Persema," kata Asmuri.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Oktober 2011 - 13:08 WIB
WowKeren - Manejemen Persema Malang menegaskan tidak akan lepas tangan dengan sanksi yang diterima Irfan Bachdim dari Komisi Disiplin PSSI. Tapi, tim Laskar Ken Arok itu tidak akan bertindak gegabah terkait masalah tersebut.
General Manager Persema, Asmuri, mengatakan pihaknya akan mempelajari sanksi terlebih dahulu baru kemudian mengambil keputusan. Asmuri mengatakan bahwa pihaknya bakal melakukan yang terbaik bagi Irfan.
"Kami belum menerima surat dari PSSI dan nanti kalau surat keputusannya sudah ada di tangan manajemen, kami akan mempelajari dulu setelah itu menentukan langkah berikutnya," kata Asmuri. "Kami baca dulu suratnya dengan teliti dan kami akan mengupayakan agar Irfan tetap bisa main di Persema."
Irfan dijatuhi sanksi berupa larangan bermain bola selama tiga bulan oleh Komdis PSSI. Sanksi itu didapat karena pemain keturunan Belanda tersebut mangkir dari pemusatan latihan bersama skuad Timnas U-23 untuk SEA Games.
Pelatih Rahmad Darmawan telah memberikan batas waktu sampai 16 Oktober namun Irfan tidak juga datang. Akibatnya, suami Jennifer Kurniawan itu dicoret dari skuad Garuda Muda dan kini mendapat sanksi dari Komdis PSSI karena dianggap telah melanggar Pasal 78 peraturan disiplin.
"Kami jatuhkan sanksi selama tiga bulan tak boleh aktif dalam persepakbolaan nasional, baik sebagai pemain Timnas maupun sebagai pemain klub," ujar Wakil Ketua Komdis, Catur Agus Saptono. "Ini merupakan hasil keputusan bersama setelah digelarnya sidang yang diikuti oleh tujuh anggota Komdis PSSI."
"Kami sudah menyampaikan langsung kepada Irfan Bachdim mengenai sanksi ini. Jadi tidak ada alasan kalau yang bersangkutan mengaku baru mengetahui sanksi dari pemberitaan media massa," kata Catur. Komdis PSSI memberikan tenggang waktu selama 14 hari setelah dikeluarkannya keputusan tersebut kepada Irfan untuk melakukan hak banding.
(wk/)