Anggota DPR RI Pun Gerah Dengan Pengurus PSSI
SerbaSerbi

Zulfadly mendesak pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan kisruh dalam induk organisasi sepakbola Indonesia itu.

WowKeren - Anggota Komisi X DPR RI Bidang Olahraga, Zulfadly, mengaku gerah dengan kisruh di tubuh PSSI saat ini. Zulfadly berharap pemerintah segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Dulu, Komisi X mendorong untuk berjalannya kongres PSSI sampai tiga kali setelah di Jakarta, Pekanbaru dan Solo," kata Zulfadly dalam diskusi sepakbola bertajuk "PSSI dalam Genggaman Politik, Liga Indonesia Milik Siapa?" di Jakarta. "Berapa biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk itu?"

Zulfadly masih ingat kata-kata Djohar Arifin dan Farid Rahman ketika terpilih sebagai ketua dan wakil ketua PSSI. Mereka berjanji akan menyusun kepengurusan yang ramping dan efektif serta mengelola kompetisi liga yang profesional.

"Namun saya kecewa, karena baru empat hari mereka terpilih sudah membuat keputusan kontroversial dengan mengganti pelatih Timnas Alfred Riedl," ujarnya. "Orang awam pun tahu dan sangat menyesalkan langkah itu. Masih banyak keputusan mereka yang menyalahi statuta. Atas nama Komisi X, terus terang kami kecewa."


"Seratus hari masa kepengurusan baru sudah demikian kisruh. Tertundanya kompetisi sangat merugikan," lanjut Zulfadly. "Pemerintah harus segera memanggil pengurus PSSI yang menganggap aturan yang lama tidak berlaku lagi. Padahal peraturan tak bisa diubah. Kalau mau mengubah aturan harus dalam kongres."

Zulfadly tidak menampik jika ada pihak lain yang turut mempengaruhi tindak tanduk Djohar Arifin dkk di kepengurusan PSSI saat ini. Namun, ia tidak mengungkapkan siapa saja yang ada dibalik Djohar.

"Soal siapa di belakang Djohar, kita sama-sama tahu-lah," lanjutnya. "Masalah di PSSI ini sudah sangat serius dan kami imbau agar pemimpin PSSI harus cepat sadar dan kembali ke jalan yang benar."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait