Grup ini memprotes adegan-adegan di dalam video Rihanna yang menunjukan hubungan penuh kekerasan untuk seorang wanita.
- Tim WowKeren
- Kamis, 27 Oktober 2011 - 14:51 WIB
WowKeren - Video musik terbaru Rihanna, "We Found Love", boleh terkesan dramatis karena berbagai adegan berani yang ada di dalamnya. Namun tidak untuk sekelompok orang yang menamakan dirinya grup anti-pemerkosaan di Amerika. Bagi mereka, video itu malah seperti aib bagi seorang wanita.
Video ini menceritakan hubungan asmara Rihanna dengan kekasihnya yang diperankan oleh Dudley O'Shaughnessy. Pasangan muda ini diceritakan tinggal bersama, menggunakan narkoba, berhubungan seks secara liar dan berpesta pora. Menurut Melina Matsoukas selaku ketua kelompok ini, adegan-adegan di video itu menggambarkan hubungan yang penuh kekerasan.
"Kita suka, jelas sekali, melakukan sesuatu yang provokatif," kata Melina kepada MTV. "Kurasa karena pada akhirnya, semua itu tidak sepenuhnya tentang kekerasan domestik."
"Video baru Rihanna itu adalah aib," tambah Eileen Kelly yang mewakiliki Rape Crisis Centre kepada Daily Star. "Video ini berbicara bahwa wanita adalah obyek yang harus dimiliki oleh pria, seperti yang kita lihat dalam kasus-kasus kekerasan yang nyata."
"(Video) ini benar-benar hanya menjadi racun dan mereka ikut andil dalam perjalanan ini. Tapi kurasa (video) ini menjelaskan tentang kemenangan atas kekalahan karena dia (Rihanna) akhirnya meninggalkannya (Dudley)," kata Melina. "Bukannya ingin memuliakan jenis hubungan seperti itu. Bagian terburuknya adalah, itulah yang tidak kamu inginkan. Di akhir video dia meninggalkan kekasihnya, itu mewakili dirinya yang ingin keluar dari kehidupan seperti itu."
Rihanna sendiri masih belum mengomentari kritikan pedas dari kelompok sosial ini. Namun beberapa waktu lalu Rihanna pernah mengomentari video tersebut.
"(We Found Love) mungkin salah satu video terbaik yang pernah kubuat," kata Rihanna. "Keseluruhan video ini menceritakan tentang cinta dan cinta yang menjadi seperti candu. Kalian pasti mengerti dari sini, perasaan baik dan bahaya dari itu."
(wk/)