Ketua Umum KONI, Tono Suratman, berjanji akan menjadi mediator dan mencari solusi agar KPSI tak perlu mengadakan Kongres Luar Biasa.
- Tim WowKeren
- Jumat, 06 Januari 2012 - 08:49 WIB
WowKeren - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) semakin serius untuk menyelesaikan konflik dualisme kompetisi yang berimbas ke perseteruan PSSI dengan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Menurut Ketua Umum KONI, Tono Suratman, dalam beberapa hari ke depan, masalah ini sudah dapat diselesaikan.
"Tidak perlu KLB, buat apa kan sudah ada saya. Untuk apa harus buang-buang waktu jauh ke sana. Saya sudah bertemu dengan beberapa teman-teman dari pengusung KLB," kata Tono yang sebelumnya berencana memanggil pengurus PSSI dan KPSI. "3-4 hari ada jawabannya. Tidak akan ada yang dikorbankan, semua kita tampung dalam satu organisasi yang baik."
Tono berjanji akan segera melakukan mediasi dan mencari solusi atas permasalahan yang ada. "Saya akan mencari solusinya. Saya butuh waktu, cukup saya yang memediasi atas nama KONI," tegas Tono.
Sementara itu, PSSI saat ini sedang diterpa isu akan melakukan pengangkatan anggota Komite Eksekutif (Exco) baru pengganti empat anggota yang dipecat pada akhir Desember lalu. Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, menegaskan tak akan ada pengangkatan anggota Exco baru dalam waktu dekat.
"Tidak ada pengangkatan anggota baru," kata Tondo. "Mekanisme pengangkatan anggota Exco harus dilakukan melalui kongres. Sampai kongres berikutnya, tidak akan ada pemilihan anggota Exco baru."
Dengan pernyataan PSSI, maka bisa dipastikan dalam beberapa waktu ke depan hanya akan ada lima anggota Exco tersisa. Mereka adalah Sihar Sitorus, Bob Hippy, Mawardy Nurdin, Tuty Dau dan Widodo Santoso.
(wk/)