Irfan yang tak ikut pemusatan latihan di Batu tanpa sebab juga akan dipotong gajinya Rp 1 juta per hari jika terbukti bersalah.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 07 Januari 2012 - 12:20 WIB
WowKeren - Lama tak terdengar kabarnya, Irfan Bachdim kembali menuai masalah. Manajemen Persema Malang berencana memecat Irfan yang dinilai mangkir dari tanggung jawabnya sebagai pemain.
Suami Jennifer Kurniawan itu tidak ikut pemusatan latihan di Batu, Malang, tanpa pemberitahuan baik pada manajemen maupun pelatihnya, Slave Radovski. Jika terbukti bersalah, ia terancam dipotong gajinya Rp 1 juta per hari. Serta dicoret dari tim.
"Irfan tidak bisa bersikap seenaknya karena dia terikat kontrak dengan Persema dua tahun," ujar CEO Persema Didied Purnawan Affandi di Malang, Sabtu (7/1) pagi. "Apapun kegiatannya harus sepengetahuan manajemen."
Ditambahkan Affandi, Persema tak pernah mengistimewakan Irfan. Sama seperti pemain lainnya, striker yang melejit usai memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 itu tetap harus dihukum karena melanggar kontrak. Menurut rencana, manajemen akan segera memanggil Irfan untuk meminta penjelasan.
Tahun lalu, kedisiplinan Irfan juga menuai sorotan ketika ia mangkir dari latihan Timnas U-23. Akibatnya, Komisi Disiplin PSSI sempat menjatuhkan larangan bermain sepakbola selama tiga bulan.
Irfan kemudian mengajukan banding dan akhirnya Komdis mencabut hukuman tersebut. Namun striker keturunan Indonesia-Belanda itu tetap harus membayar denda Rp 100 juta atas kelalaiannya. Dalam kasus itu, manajemen Persema yang menaungi Irfan juga sempat menyatakan kesiapan untuk melakukan pembelaan.
(wk/)