Keputusan pencabutan hak suara di kongres 18 Maret itu karena klub seperti Persipura, Sriwijaya FC maupun Pelita Jaya menolak bertanding di liga resmi PSSI.
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 Januari 2012 - 13:36 WIB
WowKeren - Klub Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 tak akan punya hak suara pada Kongres Tahunan PSSI yang akan digelar 18 Maret. Keputusan tersebut merupakan salah satu bentuk hukuman karena klub mengikuti kompetisi ilegal yang dilarang PSSI.
"Memang benar, hingga saat ini klub ISL adalah anggota PSSI. Tapi mereka telah dihukum turun kasta ke divisi di bawahnya," kata Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar, saat ditemui di Jakarta, Selasa (17/1). "Dengan belum bertanding maka belum diketahui peringkatnya. Makanya klub-klub itu tidak punya lagi hak suaranya pada kongres."
Saat ini, dari 18 klub yang bertanding di kompetisi ISL sudah ada 12 klub yang mendapatkan sanksi turun ke Divisi Utama musim 2012-2013. Bahkan klub-klub itu mendapatkan sanksi denda antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Klub tersebut diantaranya Persipura Jayapura, Persib Bandung, Pelita Jaya, Sriwijaya FC, Persiba Balikpapan dan Persisam Putra Samarinda. "Sebagai penggantinya yang berhak mendapatkan hak suara adalah klub yang bertanding di kompetisi IPL (Indonesia Premier League (IPL)," kata Saleh.
Sesuai aturan, PSSI akan menyurati anggota yang memiliki suara untuk bersiap mengikuti kongres, delapan pekan sebelumnya. Kemudian empat pekan sebelum acara, PSSI kembali akan menyurati pemilik suara yang sah mengenai detail agenda kongres.
Sebanyak 12 klub yang dinilai berhak mendapatkan hak suara adalah Semen Padang, Persibo, Persija, Arema, Persebaya, Persiraja, PSM Makassar, Persiba Bantul, Persema, PSMS Medan, Bontang FC dan Persijap. Jumlah total pemilik hak suara PSSI sebanyak 108 yang terdiri atas 33 Pengprov PSSI, 18 klub kompetisi tertinggi (IPL), 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi I, 12 klub Divisi II, 10 klub Divisi III dan lima dari asosiasi yang di antaranya asosiasi pemain dan wasit.
(wk/)