Paris Hilton Berkelit Dituding Ejek Kaum Gay
Selebriti

Paris mengaku ia hanya mengingatkan penyakit berbahaya yang mengancam siapapun saat berhubungan seks tanpa pengaman.

WowKeren - Paris Hilton sepertinya kembali mendapat masalah. Pasalnya, dia dituding sebagai artis yang anti-gay dan rasis. Hal ini bermula dari rekaman suara Paris yang mengatakan kaum homoseksual itu menjijikkan dan kebanyakan mengidap penyakit AIDS.

"Mereka (kaum gay) sangat menjijikkan," kata Paris dalam rekaman yang diungkap Radar Online, Kamis (20/9). "Aku sangat takut jika aku gay. Aku pasti akan meninggal karena AIDS."

Namun hal itu dibantah oleh pewaris hotel Hilton ini. Melalui juru bicaranya, Paris mengatakan rekaman tersebut bukan hinaan untuk komunitas gay. Itu hanya untuk mengingatkan kepada publik tentang bahayanya berhubungan seks tanpa kondom.

"Paris Hilton adalah pendukung komunitas gay dan tidak akan pernah menghina tentang orientasi seseorang," ungkap juru bicara Paris. "Ia hanya ingin mengatakan berbahaya bagi siapapun yang berhubungan seks tanpa kondom, karena dapat menyebabkan penyakit AIDS."


Juru bicara tersebut menambahkan, suara itu direkam oleh sopir taksi saat Paris berada di Manhattan untuk menghadiri New York Fashion Week. Dalam taksi tersebut, Paris ditemani seorang teman homoseksual dan saat itu mereka membicarakan soal aplikasi Gindr di iPhone. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk mempererat jejaring sosial antar kaum gay, lesbian maupun biseksual.

"Rekaman yang dipublikasikan di media itu bukan rekaman sepenuhnya," ungkap juru bicara Paris lebih lanjut. "Itu hanya sebagian rekaman yang mampu menimbulkan pikiran negatif bagi yang mendengarnya."

*(UPDATE: Jumat, 21 September, 14:54 WIB): Paris akhirnya mengeluarkan pernyataan permintaan maaf jika rekamannya soal pria gay menyinggung banyak pihak. "Aku meminta maaf karena pernyataanku melukai teman-teman gayku, fans dan keluarga mereka. Kaum gay adalah orang yang kuat dan sangat memberi inspirasi seperti yang aku tahu," ujar Paris dalan pernyataan yang ia tujukan ke organisasi Gay & Lesbian Alliance Against Defamation (GLAAD) itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait