Rencana pembunuhan tersebut diotaki seorang pembunuh dari balik penjara yang terobsesi dengan Justin Bieber.
- Tim WowKeren
- Kamis, 13 Desember 2012 - 09:07 WIB
WowKeren - Berita buruk datang dari idola remaja, Justin Bieber. Baru-baru ini terungkap, kekasih Selena Gomez itu ternyata sempat menjadi target pembunuhan berantai yang direncanakan oleh tiga orang kriminal. Untungnya, polisi bisa mengendus kejahatan mereka dan menggagalkan rencana pembunuhan tersebut.
Pembunuhan berantai ini direncanakan oleh Dana Martin, yang dipenjara sejak 2000 lalu karena membunuh dan memperkosa gadis berusia 15 tahun. Dana lalu merekrut dua orang pria, Mark Staake dan keponakannya, Tanner Ruane, untuk membunuh Justin serta dua target lainnya. Ketiga penjahat tersebut bertemu di penjara dan merencanakan pembunuhan berantai ini bersama.
Mark dan Tanner menjalankan aksinya setelah mendapatkan kebebasan bersyarat. Keduanya berencana membekuk Justin dan bodyguardnya, saat pelantun hits "Boyfriend" itu manggung di Madison Square Garden, akhir November. Selain Justin, Mark dan Tanner juga 'diutus' untuk membunuh dua saksi kasus pembunuhan Dana 12 tahun yang lalu.
Belakangan diketahui bahwa Dana terobsesi dengan Justin Bieber dan memiliki tato namanya di kaki. Untungnya, saat itu polisi berhasil menemukan rekaman telepon antara Dana dan Tanner tentang rencana pembunuhan tersebut.
Manajer Justin, Scooter Braun, mengungkapkan sejak rencana pembunuhan itu terungkap, ia bersama timnya memberlakukan keamanan tingkat tinggi untuk keselamatan sang artis. "Kami akan melakukan apapun untuk melindungi dan menjamin keselamatan Justin Bieber dan penggemarnya," ujar Scooter.
Belum lama ini, penyanyi asal Kanada itu juga sempat tertangkap kamera melemparkan botol minuman ke arah paparazzi. Ketika itu, Justin tengah berbelanja di Miami dan tampak tak senang saat dikerubuti wartawan begitu keluar dari toko.
(wk/)