John sebelumnya harus mendapat belasan kali suntikan Botox pada pita suara demi memulihkan diri usai mengidap penyakit tenggorokan granuloma.
- Tim WowKeren
- Kamis, 28 Maret 2013 - 10:18 WIB
WowKeren - John Mayer merasa antusias akan menggelar tur konser pertama setelah tiga tahun vakum. Sebelumnya, John memang berhenti sementara dari aktivitasnya menyanyi demi pemulihan usai mengidap penyakit granuloma, sejenis penyakit tenggorokan.
Penyanyi yang putus dengan Katy Perry itu harus berjuang keras agar bisa kembali menyanyi. Bahkan John mengaku sempat menjalani suntik Botox untuk memulihkan pita suaranya.
"Dr. Steven Zeitels melakukan pekerjaan hebat untuk Adele (menderita penyakit sejenis dengan John)," ujar John. "Tapi kondisiku lebih kompleks dan berbeda. Kukira aku hanya perlu minum pil dan penyakit itu segera sembuh. Tapi masalahnya justru semakin parah."
John dan Dr. Steven kemudian berkonsultasi dengan spesialis penyakit THT, Dr. Gerald Berke, dari UCLA Voice Center for Medicine and the Arts. Oleh Dr. Gerald, John disarankan menjalani suntik Botox.
"Kurasa aku bisa menyembuhkan John tanpa operasi. Di Boston, kamu akan diberikan suntikan Botox. Aku akan memberimu 17 kali suntikan untuk memberi waktu agar pita suaramu bisa sembuh," kata Dr. Steven menirukan perkataan Dr. Gerald. "John dan aku (Dr. Steven) kemudian membahasnya dan kami setuju untuk melakukannya."
Setelah menjalani suntikan tersebut, pelantun "Something Olivia" ini sama sekali tak bisa bicara selama beberapa minggu. Namun sesuai prediksi, pita suara dan tenggorokan pulih dari infeksi hingga membuatnya bisa kembali bernyanyi. "Aku bertahan. Aku tak pernah menyerah," ujar John.
Dengan kesembuhannya itu, mantan kekasih Jennifer Aniston tersebut siap untuk kembali menyapa para penggemar. Menurut rencana, konser "Born and Raised" ini akan resmi dimulai Juli.
(wk/)