Pelatih Blanco bobot tubuhnya sampai turun drastis dan akhirnya minta bantuan pengacara Elza Syarief untuk memperjuangkan kontraknya sebagai pelatih Timnas Senior.
- Tim WowKeren
- Rabu, 01 Mei 2013 - 10:23 WIB
WowKeren - Nasib Luis Manuel Blanco masih terkatung-katung karena disingkirkan BTN setelah sebelumnya menjabat sebagai pelatih Timnas Senior. Blanco merupakan tumbal dari konflik internal PSSI.
"Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini, saya sangat kaget dengan ini. Bahkan, berat badan saya sampai turun 8 kg," curhat Blanco. "Timnas Indonesia senior atau tidak sama sekali. Saya datang ke BTN lewat Isran Noor dan dikontrak selama 2 tahun. Saya hanya ingin membangun Timnas Indonesia tanpa adanya unsur politik."
Pelatih asal Argentina itu awalnya ditarget bisa mengasuh timnas untuk kualifikasi Piala Asia 2015, Piala AFF 2014 dan SEA Games 2013. Kehadiran Blanco bagian dari kerjasama antara Indonesia dengan Argentina dan sudah disepakati Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin.
Sayangnya, Wakil Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua BTN pengganti Isran Noor, La Nyalla Mattalitti, tak setuju Blanco melatih timnas senior. La Nyalla malah menawari jabatan pelatih Timnas U-19. Karena posisi yang tidak jelas, Blanco menggandeng pengacara Elza Syarief untuk memperjuangkan haknya sesuai kontrak awal.
"Padahal, Blanco rela berkorban demi memberikan prestasi bagi sepakbola Indonesia. Apalagi, dia digaji sangat kecil. Reputasinya menjadi rusak dan stres akibat tindakan tidak terpuji tersebut," tegas Elza. "Karena itu, kami akan kirimkan somasi untuk PSSI. Kami tidak langsung mensomasi BTN, sebab BTN merupakan produk turunan dari PSSI. Yang kami perkarakan lebih awal, yakni harus PSSI."
(wk/)