Sekitar 12 petugas kepolisian setempat dikerahkan untuk mencari barang bukti di rumah Justin terkait kasus pelemparan telur ke rumah tetangganya.
- Tim WowKeren
- Rabu, 15 Januari 2014 - 10:00 WIB
WowKeren - Insiden pelemparan telur oleh Justin Bieber rupanya berbuntut panjang. Selasa (14/1), sekitar 12 petugas kepolisian dari Los Angeles County Sheriff mendatangi rumah Justin di Calabasas, California, untuk mencari barang bukti terkait tuduhan vandalisme yang dilakukannya. Tindakan Justin dikategorikan tindak pidana berat karena jumlah kerugian yang ditimbulkan melebihi USD 400 (Rp 4,8 juta).
"Ini termasuk tindakan kriminal berat meski hanya dilakukan dengan telur yang sepertinya ringan," jelas Dave Thompson, juru bicara kepolisian. "Pidana berat tetap saja berat, tidak peduli bagaimana kau melakukannya."
"Di situasi semacam ini kami tidak tahu apa yang akan terjadi. Kami tidak tahu siapa yang tinggal dirumahnya atau ada dalam pengaruhnya," lanjut Dave. "Ada tujuh atau delapan orang di rumah ini, untungnya kami memiliki 12 detektif."
Justin diamankan di garasi dan bersikap kooperatif selama pencarian. Status Justin masih menjadi tersangka dan tidak ditahan maupun dibebaskan dari tuduhan.
Polisi justru menangkap sahabatnya, Lil Za, atas kepemilikan bubuk putih mirip kokain atau ekstasi yang ditemukan saat pencarian. Namun Dave menegaskan Justin tidak ada kaitannya dengan bubuk ini. "Investigasi masih terus berjalan. Dia tidak ditangkap maupun dibebaskan dari tuduhan kali ini," ujarnya.
(wk/)