Heechul merasa pembatasan terlalu ketat akan menghambat perkembangan industri musik dan hal seperti itu lebih baik diputuskan oleh publik.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Februari 2014 - 15:33 WIB
WowKeren - Belakangan ini banyak girlband yang comeback dengan konsep seksi seperti Rainbow, Girl's Day dan Stellar. Melalui komisi KCSC, pemerintah Korea mengeluarkan peraturan pembatasan koreografi seksi. Namun menurut Kim Heechul Super Junior, hal itu tak perlu dilakukan.
Hal tersebut dibicarakan Heechul dalam acara "Sseul Jeon" bersama host lainnya. Mereka berdiskusi bahwa beberapa televisi besar sudah mulai melarang gerakan dance yang dianggap terlalu sensual. "Tapi kudengar akhirnya mereka menampilkan dua jenis dance khusus untuk TV biasa dan TV kabel," ucap MC Choi Hee.
"Kadang-kadang koreografi memang bisa memunculkan suatu masalah sehingga mereka memilih mengubahnya," ujar Heechul. "Tapi itu akhirnya malah membuat masalah baru lagi."
MC Heo Ji Woong kemudian mengatakan bahwa menurutnya tidak terlalu perlu untuk mengatur koreografi seksi. Heechul juga merasa pembatasan terlalu ketat malah akan menghambat perkembangan dunia hiburan.
"Kurasa itu tidak perlu diatur dengan sangat ketat," ucap MC Heo Ji Woong. "Jika penyanyi hanya mengutamakan jualan tubuh maka publik akan langsung memprotesnya sendiri. Sehingga kurasa tidak perlu melakukan pembatasan."
"Jika stasiun televisi terlalu ketat mengatur maka tidak akan ada perkembangan dalam bidang musik maupun penampilan di panggung," imbuh Heechul. "Jadi kupikir hal seperti itu biar diputuskan publik, bukan oleh pihak TV."
(wk/)