Anggota tim balap sepeda, Angie Rojas, merasa heran seragam rancangannya sampai menuai kehebohan dan dikecam oleh Federasi Balap Sepeda Internasional.
- Tim WowKeren
- Jumat, 19 September 2014 - 12:53 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, tim balap sepeda wanita, IDRD-Bogota Humana-San Mateo-Solgar, Kolombia, membuat sensasi di dunia maya. Mereka sempat memamerkan seragam tim yang cukup kontroversial di tur balap sepeda Tuscany, Italia, akhir pekan lalu.
Bagian atas kostum tersebut menampilkan bendera nasional mereka, merah dan kuning. Namun yang jadi masalah adalah kostum bagian tengah dengan warna kulit menyerupai orang telanjang. Meski menuai kecaman dan akan diselidiki oleh Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI), tim balap sepeda wanita tersebut ngotot tetap memakai seragam yang dirancang Angie Rojas ini.
"Sebagai seorang atlet, sebagai seorang wanita dan pembalap sepeda, aku tak malu dengan rancangan itu," tegas Angie yang juga anggota tim balap sepeda itu. "Kami tak tahu kenapa kontroversi ini bisa terjadi. Kami berusaha mengerahkan jiwa dan raga untuk balap sepeda dan mencoba memberikan yang terbaik untuk negara."
Sebelumnya, kostum "telanjang di bagian bawah" itu langsung dikecam Presiden UCI, Brian Cookson. "Untuk banyak orang yang mengangkat isu tim perempuan menggunakan seragam tertentu, ini jelas tidak bisa diterima dan tidak memenuhi standar kesopanan," terangnya.
UCI berniat mengirimkan surat teguran dan meminta pertanggungjawaban dari Federasi Sepeda Kolombia. Hal ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran atas pasal 1.3.046 soal pengaturan kostum regional dan klub yang bersaing di event internasional.
"Setiap tim regional atau klub baik perorangan atau lebih dalam sebuah acara pada kalender internasional harus memberitahukan rincian kostum mereka kepada federasi," demikian bunyi pasal itu. "Mereka harus merinci warna dan penempatan sponsor utama pada kostum."
(wk/)